Akurat

Pengamat: Zainudin Amali Harus Bertanggung Jawab Atas Kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025

Hervin Saputra | 14 Desember 2025, 17:05 WIB
Pengamat: Zainudin Amali Harus Bertanggung Jawab Atas Kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025

AKURAT.CO, Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali disinyalir menjadi sosok yang harus bertanggung jawab penuh atas kegagalan Timnas Indonesia U-22 di panggung SEA Games 2025 yang berlangsung di Thailand.

Hal ini setidaknya diutarakan oleh pengamat sepakbola nasional, Binder Singh. Memang bukan sembarangan Binder Singh menilai Zainudin Amali harus bertanggung jawab atas hasil ini.

Hal ini setelah Binder Singh mengeluarkan sorotan penting terkait peran Wakil Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Zainudin Amali menyusul tersingkirnya Tim Nasional Indonesia U-22 dari fase grup cabang sepakbola putra dalam SEA Games Thailand 2025 yang berakhir tanpa lolos ke semifinal.

Dalam sebuah analisis publik bertajuk Bola Bung Binder yang disiarkan di chanel Youtube nya, pada Sabtu (13/12), Binder menilai bahwa sebagai Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali yang bertanggung jawab langsung atas jalannya Timnas Indonesia U-22.

Dia menilai Zainudin Amali layak memberikan penjelasan terbuka kepada publik atas hasil yang dicapai oleh Skuat Garuda Muda.

Binder mengungkapkan bahwa sejumlah keputusan strategis termasuk penunjukan Indra Sjafri sebagai pelatih dan penetapan target medali emas yang kemudian tidak terealisasi berada di bawah kendali pimpinan PSSI.

Dia menilai hal ini memunculkan pertanyaan penting mengenai akuntabilitas non-teknis di luar tanggung jawab pelatih yang secara teknis telah menyatakan mengambil tanggung jawabnya sendiri.

Sorotan ini juga mencakup komentar dari anggota Exco PSSI yang diunggah di media sosial, yang menurut Binder menunjukkan bahwa urusan timnas U-22 secara struktural berada di bawah kewenangan manajemen tertinggi federasi.

“Kegagalan ini bukan sekadar soal hasil pertandingan, tetapi juga mencerminkan kebutuhan akan evaluasi dan pertanggungjawaban yang komprehensif dari pihak berwenang,” tegas Binder Singh dalam pernyataan resminya, Minggu (14/12/25).

Binder Singh menyebut kegagalan ini sebagai sesuatu yang memalukan, terlebih Indonesia takluk dari Filipina. Meski demikian, ia menegaskan kritik ini bukan untuk menjatuhkan Timnas, melainkan menuntut akuntabilitas.

Seperti diketahui Timnas Indonesia U-22 gagal melenggang ke babak semifinal SEA Games 2025. Meski meraih kemenangan 3-1 atas Myanmar di laga terakhir grup C yang berlangsung di Stadion 700 Anniversary, Chiang Mai, Thailand, Jumat (12/12) kemenangan ini belum cukup membawa Skuat Garuda Muda lolos.

Seban tim besutan Indra Sjafri ini kalah agresifitas gol dari Malaysia yang berhak lolos ke babak semifinal SEA Games 2025 lewat jalur runner up.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H