PSSI Investigasi Penonton tak Bertiket di GBK Semalam, Duga Keterlibatan 'Orang Dalam'

AKURAT.CO, PSSI melalui anggota Komite Eksekutif (Exco), Arya Sinulingga, mengatakan tengah melakukan investigasi terkait adanya suporter yang masuk tanpa tiket saat laga Timnas Indonesia melawan Australia.
Arya Sinulingga mengaku ada penonton gelap tidak bertiket masuk di tengah pertandingan Timnas Indonesia versus Australia.
“Kami sudah melakukan investigasi tadi malam adanya penonton tanpa tiket masuk ke dalam stadion," ucap Arya Sinulingga melalui keterangan resminya, Rabu (11/9).
"Ini setelah pertengahan pertandingan kami lihat kok tiba-tiba di beberapa titik, di tangga itu ada terisi."
Baca Juga: Terpukau dengan Atmosfer GBK, Graham Arnold Berterimakasih untuk Suporter Timnas Indonesia
Timnas Indonesia baru saja menjamu Australia di laga kedua Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Laga ini berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Selasa (10/9) malam, dan berkesudahan dengan skor 0-0.
Dari catatan panitia, laga ini disaksikan 70.059 penonton. Namun, kabarnya disinyalir penonton yang masuk diprediksi lebih dari angka tersebut.
Melihat hal ini Arya langsung meminta tim keamanan untuk melakukan pengetatan keamanan di titik-titik tersebut.
“Langsung kami meminta pihak keamanan untuk melihat dan mengecek, meminta secepatnya melakukan penebalan keamanan," katanya menambahkan.
Arya mengatakan PSSI mencurigai adanya "orang dalam" yang bermain sehingga bisa terjadi penyusupan penonton gelap ke dalam stadion.
Bila memang hal ini terbukti Arya memastikan PSSI akan memberikan tindakan tegas dan jeratan hukum.
"Dan kami akan melakukan identifikasi dan investigasi lebih detail apakah ada orang dalam yang bermain," ujarnya.
“Ini Pak Ketum (Erick Thohir) sudah meminta kepada kita kalau ada orang dalam kita tindak karena ini sudah melanggar."
Baca Juga: Shin Tae-yong Ajak Suporter Timnas Indonesia Gemuruhkan GBK Lawan Australia Selasa Nanti!
Arya mengatakan PSSI langsung melakukan evaluasi dan perubahan total untuk sistem masuk ke area Stadion GBK pada laga Timnas Indonesia selanjutnya.
"Di samping itu hasil evaluasi singkat kemarin kami akan melakukan perubahan total untuk menajemen keamanan, khususnya untuk masuk ke stadion," kata Arya.
"Kemarin sudah kami sepakati juga bahwa November akan bekerja sama dengan crowd management yang lebih profesional."
Sebagai informasi, di November Timnas Indonesia memiliki dua agenda laga kandang di lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Skuad Garuda akan menjamu Jepang pada 15 November dan Arab Saudi pada 19 November mendatang.
"Jadi kami sangat serius soal keamanan, kenyaman akan diambilalih oleh orang-orang profesional," kata Arya.
“Sekali lagi kita minta maaf kalau November nanti pintu masuk akan lebih ketat, sedikit merepotkan.
"Tapi ini demi kemanan keselamatan, dan kenyamanan kita semua. Jadi ini pelajaran berharga bagi kita semua."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9Prabowo Perkuat Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Pekerja dan Produk Nasional
- 10Utang BLBI Warisan 98 Lunas, Menkeu: Presiden Prabowo Sambut Baik Penyelesaian Ini







