Lionel Scaloni Isyaratkan Mundur, Akankah Timnas Argentina Kembali Ke Masa Sulit Yang Panjang?
AKURAT.CO, Lionel Scaloni telah mengisyaratkan secara terbuka bahwa ia tak lama lagi akan meninggalkan kursi kepelatihan Tim Nasional Argentina. “Kode” ini cukup berat bagi Argentina yang sedang menikmati masa jaya setelah “masa sulit” yang panjang.
Sinyalemen ini disampaikan Lionel Scaloni selepas Argentina memetik kemenangan penting atas Brasil di Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Maracana, Rio De Janeiro, Brasil, Selasa (22/11).
“Argentina membutuhkan seorang pelatih yang punya semua energi yang memungkinkan dan yang baik… Saya perlu menghentikan ‘bola’ dan mulai berpikir,” kata Lionel Scaloni sebagaimana dipetik dari The Guardian.
“Saya punya banyak hal untuk dipikirkan pada masa-masa ini.”
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Scaloni sejalan pula dengan kericuhan di tribun pada sesi pemutaran lagu kebangsaan sebelum laga Brasil versus Argentina, semalam.
Situasi tersebut memberikan nuansa pada pernyataan pelatih yang menggantikan Jorge Sampaoli pasca Piala Dunia Rusia 2018 soal rencananya untuk mundur dari posisinya.
Sempat diragukan ketika menggantikan Sampaoli pada 2018 karena tak punya pengalaman, Scaloni telah menjawab tugas berat sebagai warga Argentina: meraih gelar Piala Dunia bersama Lionel Messi.
Dari pernyataannya itu, Scaloni agaknya memberikan kesan bahwa beban melatih Argentina semakin berat setelah ia dan timnya meraih gelar Piala Dunia di Qatar pada Desember tahun lalu.
Baca Juga: Lionel Scaloni: Hari Ini Saya Merasa Bebas!
“Para pemain telah memberi banyak kepada staf kepelatihan dan banyak yang harus saya pikirkan soal apa yang akan saya lakukan,” kata Scaloni.
“Ini bukan ucapan selamat tinggal atau apapun, tetapi saya perlu berpikir karena batas (ekspektasi untuk Argentina) sangat tinggi dan sulit untuk tetap terus dan sulit untuk terus menang.”
Kontrak Lionel Scaloni bersama Albiceleste–julukan Timnas Argentina–baru selesai setelah Piala Dunia 2026. Namun, mengingat prestasi Argentina yang seret dalam tiga setengah dekade sebelum menjadi juara Piala Dunia 2022, kehilangan Scaloni adalah risiko.
Dengan pernyataan tersebut, Federasi Sepakbola Argentina (AFA) jelas sudah mulai bergerak untuk mencari pengganti. Namun, dengan sejarah tiga dekade terakhir menunjukkan bahwa mencari pelatih bagi tim sekelas Argentina adalah perkara rumit.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 5Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 6Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 7Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 8BPJPH Apresiasi PT Anindya Wiraputra Siap Verifikasi Produk Halal di Luar Negeri
- 9Prabowo Perkuat Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Pekerja dan Produk Nasional
- 10Utang BLBI Warisan 98 Lunas, Menkeu: Presiden Prabowo Sambut Baik Penyelesaian Ini








