Akurat Logo

Tebas: La Liga Ditinggal Messi? Siapa Takut!

Berman | 9 Maret 2021, 22:02 WIB
Tebas: La Liga Ditinggal Messi? Siapa Takut!

AKURAT.CO, Berita Lionel Messi bakal meninggalkan Barcelona terus mengudara. Namun, Presiden La Liga, Javier Tebas meyakini liga tertinggi di Spanyol itu bakal bertahan meski ditinggal pemain bintang asal Argentina itu.

Pandemi COVID-19 telah memberikan pukulan berat bagi Liga Spanyol, dengan Blaugranes sendiri tercatat memiliki utang sebesar 1,2 miliar euro (sekitar Rp20,4 triliun), dan perginya megabintang seperti Messi akan menjadi momen yang menghawatirkan.

Namun, Tebas yakin La Liga cukup aman secara finansial bila kehilangan salah satu daya tarik terbesar kompetisi tersebut.

"(Messi) tidak dapat meninggalkan Barcelona karena kesepakatan dalam kontraknya, tetapi seperti yang saya katakan tentang Cristiano (Ronaldo), kami juga siap secara finansial untuk saat ini," kata Tebas kepada media asal Mesir, ONsport, yang dikutip Goal, Selasa (9/3).

Tebas berkaca kepada keputusan Cristiano Ronaldo untuk meninggalkan Real Madrid ke Juventus. Terbukti, La Liga masih menjadi salah satu kompetisi terbaik di Eropa.

“Cristiano meninggalkan Real Madrid adalah keputusan yang dibuat oleh klub. Saya tidak memiliki hak untuk mengatakan apapun, tetapi saya selalu lebih memilih untuk memiliki pemain terbaik di La Liga, hal yang sama terjadi dengan Neymar sebelumnya."

"Cristiano adalah pencetak gol terbaik di La Liga dan kami terdampak oleh kepergiannya, tetapi secara finansial dampaknya kecil karena kami bersiap dengan baik untuk momen ini."

Menurut Tebas, salah satu yang membuat La Liga terpuruk adalah bukan karena ditinggal pemain bintang seperti Ronaldo, tapi pandemi COVID-19 yang membuat kompetisi itu sangat merugi.

"Kami tidak tahu bahwa (bermain tanpa penggemar) akan berlangsung cukup lamas. Bila kita terus melihat penurunan jumlah virus corona, mungkin para fans akan kembali lebih cepat," kata Tebas.

"Kerugian finansial (untuk liga) mencapai 2 miliar euro (sekitar Rp34 triliun), tetapi kami menurunkannya menjadi 1,1 miliar euro (sekitar Rp18,7 triliun) karena memotong beberapa biaya."[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Berman
H