Akurat

Bursa Transfer MotoGP 2027: Pecco Bagnaia Akui Posisinya di Ducati Belum Aman

Dian Eko Prasetio | 10 Februari 2026, 14:16 WIB
Bursa Transfer MotoGP 2027: Pecco Bagnaia Akui Posisinya di Ducati Belum Aman

AKURAT.CO, Juara dunia MotoGP dua kali, Francesco "Pecco" Bagnaia, mengeluarkan pernyataan mengejutkan terkait masa depannya di tim pabrikan Ducati.

Menjelang transisi regulasi mesin 850cc pada 2027, Fransesco Bagnaia menyadari bahwa reputasi masa lalu tidak menjamin keamanan posisinya di pasar pembalap yang kian kompetitif.

Fransesco Bagnaia mengakui bahwa nilai seorang rider saat ini sangat bergantung pada performa di balapan terakhir, bukan pada deretan trofi yang sudah diraih. Performa Bagnaia yang fluktuatif sepanjang musim 2025 menjadi pemicu spekulasi panas ini.

Baca Juga: MotoGP Malaysia: Fransesco Bagnaia Borong Pole Position dan Gelar Sprint di Sepang

Di saat rekan setimnya, Marc Marquez, tampil konsisten hingga merengkuh gelar juara dunia, Bagnaia justru terlempar ke peringkat kelima klasemen akhir akibat kesulitan menjinakkan motor GP25.

Ia bahkan mengaku sepakat dengan pandangan legenda MotoGP, Jorge Lorenzo, mengenai cara tim menilai kapasitas seorang pembalap.

"Jorge Lorenzo mengatakan hal yang benar, bahwa Anda selalu diingat karena balapan terakhir yang Anda jalani. Jadi wajar jika situasinya seperti ini," kata Bagnaia dikutip dari Crash.

Menurutnya, tren penandatanganan kontrak yang dilakukan jauh sebelum musim berakhir telah menciptakan tekanan baru di paddock.

Ia menegaskan bahwa dunia yang ia tinggali saat ini bergerak super cepat, sehingga seorang pembalap harus mampu bereaksi segera.

Tekanan bagi Bagnaia semakin nyata seiring munculnya potensi efek domino besar di bursa transfer 2027.

Baca Juga: Tes Sepang: Marco Bezzecchi Sebut Kemajuan Aprilia RS-GP Masih Tergolong 'Tipis'

Saat ini, nama Pedro Acosta santer disebut sebagai kandidat terkuat yang akan menggeser posisi Bagnaia di kursi utama Ducati.

Sementara itu, Fabio Quartararo dilaporkan tengah merapat ke Honda, yang memicu spekulasi bahwa Jorge Martin bakal mengisi kekosongan posisi di Yamaha.

Di tengah situasi tersebut, Aprilia muncul sebagai pelabuhan alternatif potensial bagi Bagnaia jika kesepakatan pembaruan kontrak dengan Ducati menemui jalan buntu.

Meskipun diterpa berbagai isu kepindahan, Bagnaia mulai menunjukkan respons positif di atas lintasan.

Dalam tes pramusim di Sepang, 3-5 Februari pekan lalu, pembalap asal Italia tersebut tampil kompetitif dengan motor spesifikasi terbaru, GP26.

Data menunjukkan bahwa dalam simulasi Sprint Race, catatan waktu Bagnaia bahkan lebih tajam dibandingkan Marc Marquez.

Hal ini menjadi modal penting baginya sebelum memasuki meja negosiasi kontrak yang lebih serius.

Momen pembuktian bagi Bagnaia akan tersaji di seri pembuka MotoGP 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Thailand pada 27 Februari hingga satu Maret 2026.

Balapan ini akan menjadi panggung krusial bagi Pecco untuk membuktikan bahwa penurunan performanya musim lalu hanyalah anomali, sekaligus menjadi alat tawar utama guna mempertahankan posisinya di tim merah Ducati.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.