Akurat

Dukung Francesco Bagnaia, Jorge Lorenzo: Dia Masih Calon Kuat Juara MotoGP 2026

Dian Eko Prasetio | 13 Februari 2026, 18:17 WIB
Dukung Francesco Bagnaia, Jorge Lorenzo: Dia Masih Calon Kuat Juara MotoGP 2026

AKURAT.CO, Mantan pembalap MotoGP asal Spanyol, Jorge Lorenzo, melontarkan dukungan moral bagi Francesco Bagnaia yang tengah menjadi sorotan.

Jorge Lorenzo meyakini bahwa Pecco Bagnaia akan segera menemukan performa terbaiknya untuk perebutan gelar juara dunia pada musim 2026.

Meski menjalani musim 2025 yang mengecewakan, awal pramusim yang positif dari pembalap berusia 29 tahun itu membuat Lorenzo optimis bahwa masa kejayaan Pecco Bagnaia belum berakhir.

Baca Juga: Jorge Lorenzo: Gaya Balap Marc Marquez tak Standar, Motor yang Harus Menyesuaikan

Musim lalu menjadi periode terkelam bagi Bagnaia sejak bergabung dengan tim pabrikan Ducati. Saat rekan setimnya, Marc Marquez, mendominasi lintasan dengan sebelas kemenangan dan merengkuh gelar juara dunia ketujuh, Pecco justru kesulitan dan tercecer ke posisi kelima klasemen akhir dengan hanya mengantongi dua kemenangan.

"Hasil buruknya tidak mencerminkan apa yang dia mampu. Saya pikir ketika dia mulai merasa lebih nyaman dengan motor, dia akan menunjukkan kembali bahwa dia adalah pesaing gelar," ujar Jorge Lorenzo dikutip Crash, Jumat (13/2).

Performa yang merosot musim lalu membuat posisi Bagnaia di kursi Borgo Panigale terancam. Nama wonderkid Pedro Acosta kian santer disebut sebagai calon pengganti Bagnaia di tim pabrikan, seiring belum pastinya masa depan Acosta bersama KTM.

Menanggapi situasi ini, Lorenzo membagikan pengalamannya saat membela Yamaha pada 2014 ketika harus bersaing dengan Marquez di tengah perubahan regulasi. Ia menjelaskan bagaimana faktor teknis kecil dapat merusak kenyamanan seorang pembalap.

Baca Juga: Bursa Transfer MotoGP 2027: Pecco Bagnaia Akui Posisinya di Ducati Belum Aman

"Saat itu saya sangat kuat, tetapi mereka mengubah aturan. Ban dibuat lebih keras dan bahan bakar dikurangi dua liter. Motor berubah sepenuhnya, dan itu memberikan dampak besar," kenang Lorenzo.

Ujian sesungguhnya bagi Bagnaia untuk membuktikan ucapan Lorenzo akan tersaji pada seri pembuka MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Buriram, Thailand, pada 27 Februari hingga 1 Maret 2026 mendatang.

Musim ini akan menjadi ajang maraton yang panjang dengan total 22 seri balapan, termasuk kembalinya Brasil sebagai salah satu tuan rumah.

Konsistensi Bagnaia di seri-seri awal akan menjadi kunci utama untuk meningkatkan nilai tawarnya di hadapan manajemen Ducati dan membungkam spekulasi bursa transfer.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.