Masi Dicopot sebagai Race Director F1, Alonso: Semoga Bukan karena Insiden Abu Dhabi
AKURAT.CO, Michael Masi telah resmi dicopot sebagai race director Formula One (F1) oleh Federasi Otomobil Internasional (FIA). Pemilik dua gelar juara dunia F1, Fernando Alonso berharap pemecatan Masi dari posisinya bukan karena insiden di Grand Prix (GP) Abu Dhabi 2021.
Persoalan Masi dan insiden GP Abu Dhabi pada balapan terakhir F1 2021 memang masih menjadi topik perbincangan hangat. Pria kelahiran Sydney, Australia itu dianggap sebagai penyebab kegagalan Lewis Hamilton meraih gelar juara dunia kedelapannya musim lalu.
Hamilton yang sudah unggul jauh sepanjang balapan, harus rela disalip oleh rivalnya, Max Verstappen di tikungan terakhir pada lap terakhir di Sirkuit Yas Marina, Uni Emirat Arab. Keberhasilan Verstappen menyalip Hamilton tidak lepas dari keputusan Masi yang memanggil safety car, setelah Nicholas Latifi mengalami kecelakaan menjelang akhir balapan.
Akibat insiden tersebut, FIA melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di GP Abu Dhabi 2021. Hingga kini, belum diketahui secara pasti hasil investigasi tersebut.
Namun, FIA baru-baru ini secara resmi melakukan perombakan di dalam susunan manajemen, tepatnya pada Kamis (17/2) lalu. Presiden baru FIA, Mohammeh Ben Sulayem mengumumkan bahwa posisi race director F1 tak lagi ditangani oleh Masi.
Peran tersebut nantinya akan diisi oleh dua orang, yakni Niels Wittich dan Eduardo Freitas. Keduanya juga akan dibantu oleh Herbie Blash yang ditunjuk FIA sebagai penasihat senior tetap.
Dalam pernyataannya, Bin Sulayem sama sekali tidak mengatakan bahwa keluarnya Masi adalah hasil dari keputusannya di Abu Dhabi. Alonso pun berharap insiden itu tidak ada hubungannya dengan pencopotan Masi.
"Maksud saya, presiden baru jelas ingin memastikan bahwa semuanya ada di tempatnya, seperti yang saya katakan juga beberapa kali saya suka Mohammed, saya suka pendekatan yang dia miliki. Jadi jika dia berpikir bahwa kami membutuhkan beberapa ide baru di sana, itu untuk kebaikan semua orang, jadi saya senang dengan itu,” kata Alonso kepada The Race, seperti dikutip dari Planet F1, Rabu (23/2).
“Untuk keseluruhan di Abu Dhabi, mungkin saya punya pendapat berbeda, saya rasa tidak ada yang salah di sana. Saya tidak berpikir bahwa mereka mengubahnya [struktur kontrol balapan] karena Abu Dhabi, atau saya harap tidak.”
Diketahui, FIA juga menetapkan kebijakan baru untuk F1 selain mencopot posisi Masi. Mulai musim 2022, seluruh tim tidak lagi dapat berkomunikasi langsung dengan Race Control F1 untuk mengurangi tekanan dari race director.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK




