Audi Revolut F1 Team Sukses Lakukan 'Fire-Up' Perdana Jelang Musim 2026

AKURAT.CO, Audi secara resmi mengukir sejarah baru dalam perjalanannya menuju grid Formula 1 2026 dengan merampungkan proses fire-up pertama pada mobil Audi Revolut F1 Team.
Audi menghidupkan mobil Formula 1 2026 mereka untuk pertama kalinya di markas tim di Hinwil, Swiss, pada 19 Desember lalu.
Momen ini menjadi sebuah tonggak krusial yang menandai kesiapan mereka bertarung di kasta tertinggi balap mobil dunia tersebut.
Baca Juga: Audi Umumkan Mattia Binotto Kepala Tim F1 Baru, Bertugas Awal Agustus
Momen fire-up merupakan saat mesin F1 dinyalakan untuk pertama kalinya dalam kondisi terpasang utuh pada sasis.
Hal ini menjadi bukti nyata transisi Audi dari fase pengembangan di balik layar menuju performa nyata di atas lintasan.
CEO Audi AG, Gernot Döllner, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah manifestasi dari filosofi Vorsprung durch Technik (maju melalui teknologi).
Menurutnya, Audi berkomitmen mendorong batas inovasi yang nantinya juga akan diterapkan pada kendaraan produksi massal.
"Bagi Audi, memasuki Formula 1 adalah bagian penting dari pembaruan merek kami yang berkelanjutan. Tonggak sejarah ini merupakan demonstrasi nyata dari ambisi Vorsprung durch Technik kami," kata Döllner dikutip dari Crash.
Baca Juga: Gabung F1 2026, Audi Ingin Rekrut Mick Schumacher?
Sementara itu, Head of the Audi F1 Project, Mattia Binotto, menyebut bahwa fire-up ini adalah fondasi penting bagi timnya untuk masuk ke fase berikutnya, termasuk pengujian lintasan dan persiapan menuju musim 2026.
"Penghidupan mesin selalu menjadi momen spesial, tetapi yang satu ini menandai awal yang baru. Ini adalah hasil nyata dari ambisi kolektif kami dan kerja keras tim," kata Binotto.
Ia menambahkan bahwa melihat semuanya terwujud untuk pertama kalinya memberikan energi luar biasa pada seluruh proyek karena tim telah membangun fondasi yang kokoh untuk perjalanan panjang yang akan dilalui.
Senada dengan Binotto, Team Principal Audi Revolut F1 Team, Jonathan Wheatley, menyebut momen ini sebagai validasi atas kualitas kerja tim yang kini fokus menatap balapan perdana di Melbourne.
Wheatley juga menilai bahwa pengaktifan mesin yang sukses ini membuktikan kualitas kolaborasi di semua departemen.
"Pencapaian ini membawa balapan pertama kami di Melbourne ke fokus yang tajam. Kami akan membangun fondasi ini sebagai satu kesatuan tim," ujar Wheatley.
Setelah sukses menghidupkan mesin, Audi Revolut F1 Team kini bersiap melakukan peluncuran resmi identitas dan livery tim yang dijadwalkan pada 20 Januari 2026 di Berlin.
Setelah itu, tim akan segera bertolak ke Circuit de Barcelona-Catalunya untuk menjalani sesi pengujian pramusim.
Kehadiran Audi di Formula 1 diprediksi akan mengubah peta persaingan otomotif global, sekaligus mempertegas dominasi teknologi German Engineering di level kompetisi paling bergengsi tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini






