Akurat

Gabung F1 2026, Audi Ingin Rekrut Mick Schumacher?

| 3 Januari 2023, 22:30 WIB
Gabung F1 2026, Audi Ingin Rekrut Mick Schumacher?

AKURAT.CO, Audi akan bergabung dalam kejuaraan dunia balap Formula One (F1) pada 2026 mendatang. Pabrikan asal Jerman itupun dilaporkan mulai mengincar pembalap untuk mengisi kursi utama tersebut.

Sebagaimana diketahui, Audi akan masuk dalam F1 bersama dengan Sauber, yang saat ini bekerja sama dengan Alfa Romeo. Walau meski masih 2026, Audi berencana untuk memiliki pembalap pengembangan pada akhir tahun ini.

"Sepertinya debut kami masih jauh, tapi kami ingin memiliki driver pengembangan pada akhir 2023," kata Manajer Proyek Audi di F1, Adam Baker kepada SoyMotor, sebagaimana dipetik dari Mirror, Selasa (3/1).

Nama untuk jadi pembalap itupun mulai muncul. Mick Schumacher jadi kandidat paling santer. Namun, kabar itu langsung dibantah oleh Adam Baker selaku Manajer Proyek Audi di F1. 

"Tentu, itu akan sangat menarik. Namun, buat kami, performa pembalap adalah prioritas. Pertanyaan ini juga masih terlalu jauh. Kami bahkan belum berbicara soal pembalap untuk 2024. Jadi, akan sangat sulit untuk melihat bagaimana pasar pembalap akan berkembang pada 2026."

Meskipun terlalu dini untuk mengatakan siapa kandidat teratas untuk peran itu, Audi telah memiliki pembalap yang diinginkan. 

"Bahwa dia adalah pembalap yang cepat adalah prioritas. Sangat penting untuk memiliki seseorang yang memiliki pengalaman untuk mengembangkan mesin baru kami di simulator yang kami miliki di Neuburg [di mana pabrik Audi, yang akan menjadi tuan rumah proyek F1, berbasis ],” ucap Baker.

Mick Schumacher saat ini tidak tampil dalam F1 2023 setelah dirinya dilepas Haas. Namun, putra dari Michael Schumacher itu telah menandatangani kontrak dengan Mercedes untuk menjadi cadangan bagi Lewis Hamilton dan George Russell untuk tahun ini. 

Situasi itu yang membuat Audi kemungkinan tidak mendapatkan Mick Schumacher. Sebab hingga kini belum tahu berapa lama Schumacher akan bertahan di Mercedes, dan melihat peluang kursi di tim lain.

"Meskipun semua orang mengasosiasikannya dengan kami, dia telah memilih untuk pergi ke Mercedes. Itu adalah sesuatu yang kami pahami karena tujuannya adalah untuk kembali ke grid Formula 1 secepat mungkin,” jelas Baker.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.