AKURAT.CO, Pembalap anyar tim pabrikan Ducati, Marc Marquez, mengatakan bahwa prioritas pramusimnya adalah memastikan memilih desain mesin yang tepat untuk musim MotoGP 2025.
Ini dilakukan Marc Marquez sehubungan menjelang aturan teknis 850cc 2027 ada pembekuan dua tahun pengembangan pada modifikasi mesin 1.000cc mulai putaran pembukaan musim depan.
Marc Marquez menghadapi situasi di mana spek mesin yang dihomologasikan oleh Ducati, KTM, dan Aprilia di Buriram Februari mendatang tidak dapat diubah hingga akhir musim 2026.
Sementara Yamaha dan Honda saat ini dikecualikan karena peringkat konsesi mereka D.
"Pramusim ini, terutama, sangat penting karena pada tahun 2025 dan 2026 mesinnya akan sama," kata Marquez sebagaimana dikutip Crash.
"Jika membuat kesalahan dalam desain mesin untuk tahun 2025, Anda juga akan membawa masalah tersebut ke tahun 2026."
Pembalap berusia 31 tahun itu mampu keluar sebagai yang tercepat keempat tepat di belakang rekan setim barunya, Francesco Bagnaia, pada debut tim pabrikan Ducati saat melakoni tes MotoGP Barcelona baru-baru ini.
Menjajal spesifikasi tunggangan anyar untuk musim depan, Marquez menyebut ada kenaikan yang mereka dapatkan untuk motor GP25 dibanding GP23 saat dia masih membela Gresini.
"Tetapi kami harus mencari tahu bagaimana motor itu di trek yang berbeda. Kami selalu memikirkan 2025, sehingga sebagai tim Ducati, kami dapat mengambil langkah maju," kata Marquez.
Pembalap Spanyol itu kini harus menunggu hingga Februari untuk kembali mengendarai GP25 di Sepang.
Setelah tiga hari pengujian di Malaysia, kemudian dua hari di Buriram, desain mesin untuk pabrikan Eropa akan dipastikan sebelum latihan pembukaan Grand Prix Thailand pada tanggal 28 Februari.
"Begitu bulan Februari tiba, (perlombaan) sudah sangat dekat. Jadi (sekarang) waktunya beristirahat, menghabiskan Natal bersama keluarga dan teman-teman, serta liburan untuk melepaskan penat," kata Marquez.
"Sejak bulan Januari, Anda benar-benar memasuki mode pramusim penuh dan menyerang, dalam artian mencoba mempersiapkan diri secara fisik sebaik mungkin."
Juara dunia delapan kali itu meraih kemenangan grand prix pertamanya sejak 2021 di Aragon, Misano, dan Phillip Island musim ini, dalam perjalanannya ke posisi ketiga dalam kejuaraan dunia MotoGP 2024.