Akurat Logo

Denmark Terbuka: Sempat Unggul di Gim Pertama, Putri KW Terhenti di Perempat Final

Dian Eko Prasetio | 16 Oktober 2026, 19:36 WIB
Denmark Terbuka: Sempat Unggul di Gim Pertama, Putri KW Terhenti di Perempat Final
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, saat bertanding menghadapi wakil China, Wang Zhi Yi, di perempat final Denmark Terbuka 2026 di Odense, Denmark, Jumat (16/10/2026). PBSI

AKURAT.CO, Perjuangan pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, di ajang BWF World Tour Super 750 Denmark Terbuka 2026 harus terhenti di babak perempat final.

Srikandi Merah Putih yang akrab disapa Putri KW itu dipaksa mengakui keunggulan wakil Tiongkok, Wang Zhi Yi, lewat skor straight set 17-21 dan 16-21 pada laga delapan besar Denmark Terbuka di SJF Bank Arena, Odense, Denmark, Jumat (16/10/2026).

Usai laga, rasa kecewa mendalam tak mampu ditutupi Putri yang datang sebagai unggulan kelima di Denmark Terbuka kali ini. Pasalnya, pemain kelahiran Tangerang itu sempat memegang kendali penuh dan memimpin jauh saat interval gim pertama.

"Cukup kecewa karena harusnya bisa mengambil gim pertama setelah unggul 11-3 di interval," kata Putri mengevaluasi permainannya.

Baca Juga: Denmark Terbuka: Tembus Perempat Final, Putri KW Bakal Habis-habisan Lawan Wang Zhi Yi

"Tapi setelah itu, Wang Zhi Yi lebih mempercepat tempo permainan walau mungkin secara pola tidak berubah. Dengan itu serangan dia lebih dapat menyulitkan saya."

Perubahan ritme kilat yang diperagakan Wang Zhi Yi membuat kendali permainan berbalik secara signifikan. Putri KW menilai ketenangan serta akurasi pukulan wakil Negeri Tirai Bambu tersebut menjadi pembeda utama di lapangan.

"Setelah itu kendali permainan berpindah ke dia dan dia konsisten dengan apa yang diterapkan. Di gim pertama juga dia yang posisinya kalah angin pukulannya tidak ada out-nya, dia bisa menarik saya setengah ke belakang," jelas Putri.

Gugur di babak delapan besar Odense membuat Putri KW langsung mengalihkan fokus untuk menyongsong turnamen berikutnya pada rangkaian tur Eropa, yakni Prancis Terbuka 2026 yang akan bergulir pekan depan di Paris.

Menghadapi ajang Super 750 berikutnya di arena baru, Putri bertekad membenahi aspek mentalitas serta adaptasi teknis agar mampu memetik hasil yang jauh lebih maksimal.

"Minggu depan ke French Open dengan arena yang baru, yang kami belum pernah main di sana pasti adaptasinya berbeda lagi. Kondisinya bagaimana harus cepat menyesuaikan," jelas Putri.

"Saya pengen lebih baik lagi hasilnya. Di setiap pertandingannya juga harus lebih yakin lagi dan percaya diri sama kemampuan yang ada."

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.