Australia Terbuka: Putri Kusuma Wardani Singkirkan Michelle Li, Indonesia Kirim 6 Wakil di Final
Leo Farhan | 22 November 2025, 19:13 WIB

AKURAT.CO, Indonesia merayakan pencapaian besar di Australia Terbuka 2025. Enam wakil berhasil melaju ke babak final dengan tambahan Putri Kusuma Wardani usai memenangi duel dramatis atas wakil Kanada, Michelle Li.
Putri Kusuma Wardani yang datang sebagai unggulan kedua bahkan harus tertinggal lebih dulu atas unggulan tujuh Australia Terbuka tersebut. Namun, Putri membalikkan keadaan menjadi 17-21, 21-16, dan 21-18 dalam laga di Quaycenter, Sydney, Australia, Sabtu (22/11).
Pebulutangkis tunggal putri berusia 23 tahun itu mengakui pertandingan berjalan menegangkan. Terutama di fase akhir gim ketiga ketika pengalaman Michelle Li membuat tekanan semakin besar.
Putri menyebut salah satu kekuatan Michelle Li adalah pada kekuatan pukulannya yang sangat menyulitkan.
"Alhamdulillah secara keseluruhan saya puas dengan permainan hari ini, tapi di akhir gim ketiga sempat tegang karena Michelle Li dengan pengalaman dan kelebihannya terus menekan sampai mendekati selesai," kata Putri Kusuma Wardani.
Selain tiket final, kemenangan ini juga membawa Putri untuk menantang ratu bulutangkis asal Korea Selatan, An Se Young, yang di laga sebelumnya menyingkirkan wakil Thailand, Ratchanok Intanon.
Walau menghadapi salah satu pebulutangkis terbaik dunia, Putri mengaku tidak gentar dan akan berusaha mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk mendapatkan hasil terbaik.
Laga nanti diprediksi bakalan berjalan sulit, mengingat dari lima pertemuan terakhir Putri belum sekalipun mencicipi kemenangan atas pebulutangkis tunggal putri peringkat satu dunia tersebut.
"Saya mau mengeluarkan seluruh kemampuan dan memberikan perlawanan. Tidak mau kalah," ucap Putri menuntaskan.
Selain Putri, Indonesia juga berhasil mengirim wakil dari sektor ganda campuran lewat pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, yang sukses menaklukkan unggulan ketiga asal Thailand, Ruttanapak Oupthong/Jhenicha Sudjaipraparat, dengan skor 19–21, 21–13, dan 21–14.
Kembali menunjukkan mental kuat setelah bangkit dari kekalahan di gim pertama, Jafar/Felisha menjelaskan kunci kemenangan mereka kali ini adalah mampu tampil lebih sabar.
"Di gim pertama kami sudah unggul tapi terburu-buru menyelesaikan di poin kritis jadi tersusul. Di dua gim berikutnya kami coba lagi, tidak mau kalah seperti pengalaman kemarin yang juga harus bangkit setelah kalah gim pertama," kata Jafar.
Selanjutnya Jafar/Felisha akan menantang unggulan pertama asal Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, yang berhasil lolos usai menyingkirkan perlawanan wakil Thailand, Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai.
"Besok main saja, nothing to lose lawan Chen/Toh. Sudah laga final jadi harus berjuang," jepas Jafar.
Sementara itu, Felisha mengungkapkan kebahagiaannya bukan hanya karena mencapai final tetapi juga karena mereka berhak lolos ke ajang BWF World Tour Finals 2025 yang bergulir di China pada Desember mendatang.
"Bersyukur banget, Puji Tuhan. Ini kesempatan yang kami nantikan dalam beberapa pertandingan terakhir. Banyak kepikiran juga setiap mau main. Akhirnya lolos, lega dan lepas rasanya," ucap Felisha.
Dengan tambahan wakil dari sektor ganda putra dan ganda putri yang sebelumnya telah memastikan tiket final, Indonesia resmi menempatkan enam wakil di partai puncak Australia Terbuka 2025.
Bukan cuma itu, Merah Putih bahkan sudah memastikan dua gelar dari sektor ganda putra dan ganda putri yang mampu menghadirkan laga all Indonesian final.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









