Soroti Inkonsistensi, Eng Hian Tegaskan Semua Pemain Bertanggungjawab Raih Prestasi
Leo Farhan | 21 Oktober 2025, 18:00 WIB

AKURAT.CO, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, memberikan evaluasi menyeluruh terhadap penampilan tim bulutangkis Indonesia di Denmark Terbuka 2025.
Evaluasi ini sekaligus untuk persiapan skuad bulutangkis Indonesia menuju Prancis Terbuka 2025 yang akan berlangsung pekan depan.
Menurut Eng Hian, capaian Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang sukses menembus final menjadi catatan positif tersendiri. Ia menilai performa pasangan ganda putra andalan Indonesia itu menunjukkan konsistensi prestasi di lima turnamen terakhir.
"Hasil yang diraih Fajar/Fikri sangat positif. Konsistensi mereka terlihat dari perjalanan di beberapa turnamen terakhir," kata pelatih yang karib disapa Coach Didi itu melalui keterangan resminya, Selasa (21/10).
"Namun, saya tetap mengingatkan pelatih dan atlet agar selalu mempelajari serta mengevaluasi kesulitan strategi lawan di lapangan."
Selain Fajar/Fikri, pasangan baru Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat juga mendapatkan perhatian khusus. Eng Hian menilai keduanya tampil menjanjikan di Denmark Terbuka dengan kemampuan adaptasi yang cepat meski baru ditandemkan.
"Rian dan Rahmat menunjukkan performa yang cukup baik. Kita akan lihat penampilan mereka di dua turnamen berikutnya, semoga grafiknya terus meningkat," lanjutnya.
Namun, pria yang pernah mengantarkan pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih emas Olimpiade Tokyo 2020 ini juga menyoroti masih adanya inkonsistensi dari beberapa pemain lain yang belum tampil sesuai harapan.
Baca Juga: PBSI Uji Coba Kombinasi Baru, Muhammad Rian Ardianto Dipasangkan dengan Yeremia dan Rahmat
Menatap Prancis Terbuka 2025, Eng Hian berharap seluruh atlet dapat menunjukkan peningkatan signifikan, baik dari sisi teknik, strategi, maupun mental bertanding.
"Kami tentu senang bila Fajar/Fikri bisa melanjutkan tren positif mereka di French Open, tetapi kami tidak ingin target hanya tertuju pada satu pasangan saja. Semua pemain yang turun punya tanggung jawab untuk mencapai hasil terbaik," katanya.
Eng Hian menambahkan, para pelatih juga diminta lebih teliti dalam melakukan evaluasi dan persiapan agar para atlet tampil lebih siap menghadapi persaingan ketat di ajang BWF World Tour Super 750 tersebut.
"Pelatih punya peran besar dalam mempersiapkan atletnya lebih matang. Evaluasi dari Denmark Open harus menjadi dasar untuk perbaikan di French Open," kata Eng Hian menutup pernyataannya.
Turnamen Prancis Terbuka 2025 akan bergulir di Arena Stade Pierre-Mauroy, Lille, pada 21 hingga 26 Oktober, dan menjadi ajang lanjutan tur Eropa bagi skuad Merah Putih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









