Langkah Janice Tjen Terhenti di 32 Besar Qatar Terbuka 2026, Iga Swiatek Masih Terlalu Tangguh

AKURAT.CO Perlawanan petenis putri andalan Indonesia, Janice Tjen, di turnamen level WTA 1000 Qatar Terbuka 2026 harus berakhir di babak 32 besar. Janice dipaksa mengakui keunggulan petenis nomor dua dunia, Iga Swiatek.
Dalam laga yang berlangsung di Khalifa International Tennis and Squash Complex, Doha, Selasa (10/2/2026) malam WIB itu, Janice harus menyerah dua set langsung dengan skor 0-6 dan 3-6 dalam durasi 69 menit.
Meski kalah, Janice memberikan perlawanan yang jauh lebih sengit di set kedua menghadapi pemain yang belum terkalahkan di laga pembuka dalam 72 turnamen terakhirnya itu.
Baca Juga: Qatar Terbuka: Beringas Libas Beatriz Haddad Maia, Janice Tjen Tantang Iga Swiatek di 32 Besar
Sementara Iga Swiatek yang tampil perdana sejak kekalahannya di perempat final Australia Terbuka lalu, langsung tancap gas. Di set pertama, petenis Polandia itu menunjukkan dominasi total dengan hanya memberikan delapan poin bagi Janice, sekaligus menutup set dengan skor 6-0.
Ini merupakan set dengan skor 6-0 ke-36 bagi Swiatek di level WTA 1000, catatan terbanyak oleh pemain mana pun sejak format ini diperkenalkan pada 2009. Menanggapi dominasinya, Swiatek menegaskan bahwa ia selalu bermain 100 persen demi menghormati lawan.
"Menurut saya, tidak masuk akal untuk berhenti atau bermain hanya 80 persen. Saya merasa Anda justru tidak menghormati lawan jika sengaja memberikan gim, karena kita di sini untuk memberikan yang terbaik," ujar Swiatek dikutip laman WTA, Rabu (11/2/2026).
Memasuki set kedua, Janice Tjen mulai menemukan ritme permainan yang membawanya meroket ke peringkat 46 dunia. Setelah sempat saling mematahkan servis di awal set, Janice mampu memberikan tekanan dan memaksa Swiatek bekerja lebih keras.
Baca Juga: Qatar Terbuka: Tantangan Baru! Janice Tjen Hadapi Beatriz Haddad Maia di Putaran Pertama
Namun, kelas Swiatek berbicara di gim kedelapan. Dia berhasil mematahkan servis Janice untuk unggul 5-3 sebelum akhirnya menutup pertandingan dalam durasi 1 jam 9 menit. Statistik mencatat Swiatek memenangi 83 persen poin dari servis kedua, sementara Janice hanya mampu mencatatkan 38 persen di sektor yang sama.
Di lain sisi, bagi Janice kekalahan ini bisa jadi pelajaran berharga dalam karier profesionalnya yang tengah menanjak. Berhasil mengimbangi petenis nomor dua dunia di set kedua menjadi bukti bahwa petenis berusia 23 tahun ini memiliki potensi besar untuk bersaing di level elit.
Usai mengandaskan Janice, Swiatek dijadwalkan akan menghadapi petenis Rusia, Daria Kasatkina, di babak 16 besar. Sementara itu, Janice Tjen diharapkan terus menjaga momentum performanya untuk turnamen-turnamen berikutnya guna mengamankan poin menuju jajaran 30 besar dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








