Akurat

Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia: Sektor Ganda Kembali Melempem, Tim Putra Indonesia Gugur di Semifinal

Leo Farhan | 8 Februari 2026, 00:24 WIB
Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia: Sektor Ganda Kembali Melempem, Tim Putra Indonesia Gugur di Semifinal

AKURAT.CO, Ambisi tim beregu putra Indonesia untuk mempertahankan supremasi di kancah Asia harus kandas. Perjuangan skuad Merah Putih terhenti di babak semifinal Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia atau Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026.

Bertanding di Qingdao Conson Gymnasium, Qingdao, China, Sabtu (7/2), langkah Anthony Sinisuka Ginting dan kolega harus berakhir setelah menyerah dengan skor 1-3 atas Jepang.

Kekalahan menyakitkan ini dipastikan setelah pasangan ganda putra kedua, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, gagal membendung perlawanan Takumi Nomura/Yuichi Shimogami, yang sekaligus membuat Indonesia gagal mengamankan tiket ke partai puncak.

Baca Juga: Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia: Ubed Kalahkan Nishimoto, Sumbang Poin Pertama untuk Indonesia

Indonesia sebenarnya sempat memberikan harapan lewat kemenangan Moh Zaki Ubaidillah di partai pertama. Namun, situasi berbalik saat tim pelatih menurunkan kombinasi baru, Leo Rolly Carnando/Muhammad Rian Ardianto, di partai kedua.

Pasangan dadakan ini takluk dari Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi dengan skor 16-21 dan 17-21. Leo bahkan mengakui bahwa ia gagal menemukan sentuhan terbaik di lapangan.

"Di gim kedua mereka sudah percaya diri dan kami selalu dalam posisi tertekan. Apalagi hari ini touch saya tidak pas, banyak pengembalian yang harusnya tidak mati malah mati sendiri," ujar Leo.

Senada dengan Leo, Rian menyoroti kerapian permainan wakil Negeri Sakura yang tidak mudah mati. Mantan tandem Fajar Alfian itu juga menyebut seharusnya mereka lebih banyak mengadu pukulan dan tidak boleh mati sendiri.

Kekalahan di sektor ganda merembet ke partai ketiga. Tunggal putra Prahdiska Bagas Shujiwo yang biasanya tampil spartan, kali ini harus mengakui keunggulan Yushi Tanaka dua gim langsung dengan sko 11-21 dan 15-21. Bagas mengakui penguasaan lapangan lawan jauh lebih matang.

Baca Juga: Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia: Fadia/Tiwi Takluk, Tim Putri Indonesia Terhenti di Semifinal

"Saya masih belum bisa mematikan dia dan mendapat banyak pelajaran hari ini. Kecepatan dan penguasaan lapangan lawan sangat rapi, saya sulit keluar dari tekanan," ucap Bagas yang juga mengakui kondisi fisiknya tidak dalam keadaan 100 persen.

Harapan terakhir Indonesia berada di pundak Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Sayangnya, ganda muda ini juga harus menyerah kalah dengan skor 17-21 dan 15-21 dari pasangan Takumi Nomura/Yuichi Shimogami.

"Memang hasilnya tidak sesuai harapan, namun saya rasa, saya dan Raymond sudah melakukan yang terbaik. Kami mau minta maaf buat masyarakat Indonesia karena gagal menyamakan kedudukan," jelas Nikolaus.

"Tadi memang ada tekanan karena tim sedang tertinggal 1-2, tapi kami coba tidak fokus memikirkan itu. Kami hanya berpikir pengin menang di pertandingan tadi."

"Hari ini kami bisa terus mendapat posisi menyerang, tapi kami kesulitan mendapat poin. Mereka cukup rapat dan tenaga kami juga kondisinya sudah tidak 100 persen," Raymond menambahkan.

Hasil ini membuat kemenangan Jepang terkunci 3-1 dan partai kelima yang sedianya diisi Richie Duta Richardo tidak dimainkan.

Kekalahan ini menjadi catatan merah bagi sektor ganda putra Indonesia yang tercatat gagal menyumbangkan satu poin pun dalam laga krusial ini. Meski demikian, tim putra Indonesia tetap berhak membawa pulang medali perunggu.

Hasil Lengkap Semifinal Putra Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia: Indonesia vs Jepang (1-3)

Tunggal Pertama

Moh Zaki Ubaidillah vs Kenta Nishimoto (22-20, 21-16)

 

Ganda Pertama

Leo Rolly Carnando/M. Rian Ardianto vs Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi (16-21, 17-21)

 

Tunggal Kedua

Prahdiska Bagas Shujiwo vs Yushi Tanaka (11-21, 15-21)

 

Ganda Kedua

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin vs Takumi Nomura/Yuichi Shimogami (17-21, 15-21)

 

Tunggal Ketiga

Richie Duta Richardo vs Yudai Okimoto (Tidak Dimainkan)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H