Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia: Fadia/Tiwi Takluk, Tim Putri Indonesia Terhenti di Semifinal

AKURAT.CO, Mimpi tim beregu putri Indonesia untuk mengamankan tiket final Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia atau Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026 harus terkubur.
Skuad Srikandi Merah Putih gugur di babak semifinal Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia usai menyerah dengan skor 1-3 dari unggulan kedua, Korea Selatan, Sabtu (7/2).
Kekalahan Indonesia dipastikan setelah pasangan ganda putri kedua, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi, gagal membendung perlawanan Lee Seo Jin/Lee Yeon Woo dalam laga ketat di Qingdao Conson Gymnasium, Qingdao, China.
Turun di partai keempat yang menentukan, Fadia/Tiwi harus mengakui keunggulan duet Lee Seo Jin/Lee Yeon Woo melalui pertarungan dua gim langsung dengan skor identik, 19-21 dan 19-21.
Fadia yang juga menjabat sebagai kapten tim, mengakui bahwa lawan tampil tanpa beban meskipun bukan pasangan asalnya. Sebaliknya, Fadia merasa dirinya dan Tiwi terlalu terburu-buru dalam mengeksekusi peluang di poin-poin krusial.
"Pertandingan cukup ramai, kami juga di posisi jadi penentu lagi. Mungkin lawan lebih nothing to lose karena mereka bukan pasangan asli. Kami terlalu buru-buru dan banyak melakukan kesalahan sendiri di poin-poin akhir," kata Fadia.
Senada dengan Fadia, Amallia Cahaya Pratiwi menyoroti kokohnya pertahanan ganda putri Korea yang sulit ditembus. Kurangnya kesabaran dalam membongkar reli panjang menjadi faktor utama kegagalan mereka menyumbangkan poin.
Baca Juga: Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia: Ester Pastikan Tiket Semifinal, Indonesia Kalahkan Thailand 3-2
"Pertahanan mereka cukup kuat dan rapat, memang membongkarnya harus penuh kesabaran. Sayang kami tidak bisa cukup sabar hari ini," sahut Tiwi dengan nada kecewa.
Meski gagal menembus partai puncak, raihan ini tetap menjadi catatan positif mengingat skuat putri Indonesia kali ini banyak dihuni oleh pemain junior.
Tercatat, Ester Nurumi Tri Wardoyo yang sedianya turun di partai kelima tidak sempat dimainkan karena kedudukan sudah terkunci untuk keunggulan Korea.
Fadia selaku kapten menyampaikan apresiasi tinggi atas perjuangan rekan-rekannya selama turnamen berlangsung.
"Saya mengucapkan terima kasih untuk teman-teman semua yang sudah berjuang. Maaf, saya dan Tiwi tidak bisa sumbang poin hari ini," ungkapnya.
"Di luar itu, saya tetap bersyukur dengan hasil yang kami dapat. Dengan pemain-pemain tunggal yang junior, kami bisa mencapai target naik podium. Medali perunggu ini untuk semua yang sudah bersama-sama berjuang dalam tim ini."
Dengan hasil ini, tim putri Indonesia harus puas membawa pulang medali perunggu, sementara Korea Selatan melaju ke babak final untuk memperebutkan gelar juara.
Hasil Lengkap Semifinal Putri Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia: Indonesia vs Korea Selatan (1-3)
WS1: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Kim Ga Eun (5-21, 4-21)
WD1: Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Baek Ha Na/Kim Hye Jeong (14-21, 10-21)
WS2: Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi vs Park Ga Eun (21-14, 21-13)
WD2: Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi vs Lee Seo Jin/Lee Yeon Woo (19-21, 19-21)
WS3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Kim Min Ji (Tidak Dimainkan)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat








