Akurat

India Terbuka: Udara Dingin Kering di New Delhi, Putri Kusuma Wardani Harus Pemanasan Ekstra

Leo Farhan | 12 Januari 2026, 21:15 WIB
India Terbuka: Udara Dingin Kering di New Delhi, Putri Kusuma Wardani Harus Pemanasan Ekstra

AKURAT.CO, Setelah merampungkan gelaran pembuka musim di Malaysia, tur dunia bulutangkis berlanjut ke ajang India Terbuka 2026.

Turnamen BWF World Tour Super 750 ini dijadwalkan berlangsung pada 13–18 Januari di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, edisi kali ini menggunakan arena baru yang juga dipersiapkan sebagai venue Kejuaraan Dunia pada Agustus mendatang.

Baca Juga: Malaysia Terbuka: Jonatan dan Fajar/Fikri ke Semifinal, Putri dan Ana/Trias Gugur

Kondisi ini menuntut adaptasi cepat dari para penggawa Merah Putih.

Pemanasan Ekstra India Terbuka di Tengah Cuaca Ekstrem 

Pebulutangkis tunggal putri andalan Indonesia, Putri Kusuma Wardani, mengungkapkan tantangan nonteknis yang ia hadapi saat pertama kali menginjakkan kaki di venue India Terbuka; suhu udara yang rendah dan kelembapan yang tipis menjadi perhatian utama.

"Udaranya lumayan dingin dan kering, baik di luar maupun di dalam lapangan," ujar Putri melalui keterangan resminya, Senin (12/1).

"Saya harus beradaptasi dengan kondisi ini. Harus pemanasan ekstra agar nanti masuk lapangan sudah panas."

Selain cuaca, Putri juga menyoroti kebersihan arena India Terbuka yang dirasanya belum maksimal saat sesi latihan perdana.

"Untuk arena sama seperti di turnamen lain, hanya tadi dirasa masih agak kotor dan berdebu. Semoga besok saat pertandingan sudah lebih baik," kata Putri menambahkan.

Misi Redam Michelle Li

Di babak 32 besar, Putri akan ditantang pebulutangkis senior Kanada, Michelle Li. Meski mengantongi kemenangan pada pertemuan perdana di semifinal Australia Terbuka 2025 lalu, Putri enggan jemawa.

Baca Juga: Tutup Musim dengan Manis, Putri Kusuma Wardani Ingin Kalahkan An Se Young di 2026

Ia menyadari bahwa kemenangan rubber game (17-21, 21-16, 21-18) di Australia tidak bisa menjadi jaminan mutlak, mengingat karakteristik lapangan di New Delhi sangat berbeda.

"Pertemuan pertama di Australia lalu saya menang tiga gim dan itu tidak mudah. Namun, dengan kondisi lapangan yang berbeda, pastinya saya harus lebih bersiap lagi," kata pemain peringkat enam dunia ini.

"Saya ingin lebih membatasi bola atas dia dan harus siap lebih capek." 

Indonesia tercatat hanya mengirimkan empat wakil terbaiknya untuk bertarung di turnamen berhadiah total 950 ribu dolar AS atau sekitar Rp16 miliar tersebut.

Selain Putri KW, skuad Garuda juga akan diperkuat oleh pebulutangkis tunggal putra Jonatan Christie, duet ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dan pasangan ganda putri Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H