AKURAT.CO, Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, sukses memastikan langkah ke babak 16 besar Denmark Terbuka 2025. Sementara itu, di sektor tunggal putra Alwi Farhan sudah harus tersingkir.
Bertanding di Jyske Bank Arena, Odense, Denmark, Selasa (14/10), Putri Kusuma Wardani lolos ke putaran kedua Denmark Terbuka usai menyingkirkan wakil India, Anmol Kharb, dengan skor meyakinkan 21-9, dan 21-14.
Bagi Putri Kusuma Wardani, laga di Denmark Terbuka kali ini menjadi momentum penting untuk menjaga konsistensi performa di tur Eropa.
Menghadapi pemain muda yang tampil impresif dengan menembus semifinal Arctic Terbuka pekan lalu, Putri mampu tampil dominan sejak awal laga.
"Anmol memang masih junior, tapi minggu lalu dia tampil cukup bagus. Jadi dari awal saya berusaha mengontrol permainan dan memaksakan pola yang saya mau," kata Putri usai laga.
Putri mengakui sempat kehilangan ritme di awal gim kedua karena faktor arah angin hingga tertinggal 4-9. Beruntung dia bisa menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan hingga akhirnya bisa berbalik unggul.
Putri menilai keunggulannya dalam laga kali ini datang dari kesabaran dalam meladeni reli-reli panjang. Hal itu belum bisa diimbangi Anmol.
"Dia kalau banyak diajak reli cenderung kurang sabar dan ingin cepat mematikan, jadi malah banyak melakukan kesalahan sendiri," tambah Putri.
Selanjutnya, Putri yang datang sebagai unggulan ketujuh akan menghadapi tunggal putri Jepang, Tomoka Miyazaki, di babak 16 besar. Ia bertekad tampil lebih siap menghadapi lawan yang dikenal ulet.
"Harus menyiapkan ketahanan karena pemain Jepang punya kelebihan di sisi keuletan dan tajam di bola atas. Walau di beberapa pertemuan saya menang, tetap harus waspada penuh karena pasti dia juga tidak mau kalah lagi," ujar Putri.
Sementara itu, di sektor tunggal putra, Alwi Farhan tersingkir usai takluk dua gim langsung dari wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus, dengan skor 10-21 dan 16-21 dalam laga berdurasi 45 menit.
Meski sudah berusaha bangkit di gim kedua, pemain muda asal Surakarta itu mengaku tidak bisa tampil maksimal.
Ia mengaku sempat terganggu dengan kondisi hamstring yang membuat pergerakannya tidak maksimal.
"Saya rasa permainan saya sangat mengecewakan hari ini. Dari awal start sudah tertinggal dan tidak bisa benar-benar fight back," ucap Alwi.
"Bukan alasan, tapi memang ada rasa kurang nyaman di bagian hamstring. Saya akui kekalahan ini dan selamat untuk Ng Ka Long."
Meski demikian, Alwi bertekad segera bangkit di turnamen berikutnya. Apalagi persiapan untuk menghadapi ajang BWF Super 750 ini sudah cukup baik.
"Setelah ini saya fokus pemulihan dulu supaya di French Open nanti bisa kembali 100 persen," tutup Alwi.
Turnamen Denmark Open 2025 menjadi ajang pembuka tur Eropa bagi para pebulutangkis elite dunia, menawarkan total hadiah senilai USD950.000 dan menjadi bagian penting menuju akhir musim BWF World Tour.