Akurat

Gagal Juara Korea Open 2025, Fajar/Fikri Sudah Berikan yang Terbaik

Endarti | 28 September 2025, 21:13 WIB
Gagal Juara Korea Open 2025, Fajar/Fikri Sudah Berikan yang Terbaik
 

 

AKURAT.CO, Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri gagal menjadi juara Korea Open 2025. Fajar/Fikri pun mengakui udah memberikan perlawanan sengit untuk melawan ganda putra tuan rumah, Kim Won Ho/Seo Seung Jae.

Bermain di Suwon Gymnasium, Korea Selatan, Minggu (28/9/25) Fajar/Fikri kalah dalam pertarungan dua gim langsung 16-21, 21-23. Atas ganda putra Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae. 

Perlawanan sengit memang dilalui Fajar/Fikri di partai final ini. Sebab memang pasangan Kim Won Ho/Seo Seung Jae mendapatkan dukungan penuh dari suporter mereka yang memadati Suwon Gymnasium.

Menanggapi kekalahan ini, Fajar Alfian mengaku sudah memberikan semua kemampuan mereka. Namun memang pertahanan Kim/Seo sangat rapat dan sulit ditembus.

“Walaupun kami belum bisa meraih titel di Korea Open kali ini tapi kami sudah memberikan perlawanan dan tampil semaksimal mungkin. Sayang di gim kedua ada kesempatan untuk memaksa rubber game tapi kami tidak bisa memanfaatkan setelah unggul 20-19 terlebih dahulu,”ucap Fajar Alfian dalam keterangan resminya, Minggu (28/9/25).

Fajar juga menambahkan mereka kerap melakukan kesalahan sendiri dan menguntungkan lawan untuk meraih poin.

“Kim/Seo pertahanannya sangat luar biasa, sangat rapat dan sulit ditembus. Saya juga beberapa kali melakukan kesalahan sendiri di poin kritis. Ini masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diperbaiki,” jelas Fajar.

Selain itu Fajar menilai di tahun ini memang menjadi era keemasan bagi pasangan Korea Selatan tersebut. Sehingga melawan mereka memang tidak cukup mengandalkan teknik dan fisik semata.

“Melawan mereka yang sedang berada di puncak performa memang tidak bisa mengandalkan teknik, fisik, stamina tapi fokus pikiran harus in dari start sampai terakhir. Kami mencoba tadi, bagaimana menjalankan taktik dan strategi dengan fokus prima. Tapi hari ini hasilnya belum untuk kami,” beber Fajar.

“Tahun ini merupakan tahun Kim/Seo, golden age dengan menjuarai turnamen-turnamen penting seperti All England dan Kejuaraan Dunia. Dengan gelar-gelar penting itu pasti menumbuhkan kepercayaan diri yang lebih, selain memang secara kualitas sangat bagus. Pertahanan, variasi permainan dan fokusnya.” 

Hal senada diutarakan Muhammad Shohibul Fikri. Baginya dengan kekalahan ini mereka harus menambah tenaga dan stamina di laga selanjutnya. 

“Kami harus menambah tenaga dan stamina, selain itu fokus juga ditambah. Kami tidak buruk-buruk amat di empat turnamen pertama ini tapi banyak yang harus dievaluasi bila ingin konsisten di level top,” tukas Fikri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H