Pemain Terpecah di 2 Kamp Jelang Kejuaraan Dunia, Herry IP Ingin Malaysia Bersatu

AKURAT.CO, Pelatih Kepala Sektor Ganda Putra Pelatnas Bulutangkis Malaysia, Herry Iman Pierngadi aka Herry IP, menyoroti pentingnya persatuan para pebulutangkis negara yang diwakilinya di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2025.
Sikap ini ditegaskan Herry IP karena Malaysia menghadapi situasi “dua kamp” menjelang Kejuaraan Dunia Bulutangkis yang bakal digelar di Paris, Prancis, mulai pekan depan.
Berbeda dengan pengalamannya melatih di Pelatnas PBSI, Herry IP menghadapi Malaysia yang punya kekuatan seimbang antara pemain nasional dan pemain yang berada di luar tanggungan federasi.
Baca Juga: Herry IP Andalkan Analisis Video untuk Bawa Ganda Putra Malaysia Berprestasi di Kejuaraan Dunia
Jika di Pelatnas Malaysia ada pemain seperti Aaron Chia/Soh Wooi Yuk, Pearly Tan/M Thinaah, maka beberapa pemain independen adalah Lee Zii Jia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani, dan Goh Jin Wei.
“Saya tidak mau melihatnya, ‘oh ini (pemain) BAM (Asosiasi Bulutangkis Malaysia), ini independen’. Mereka semua dari Malaysia,” kata Herry sebagaimana dipetik dari New Strait Times.
Bagi Herry, kesatuan itu juga berurusan dengan momen di mana Kejuaraan Dunia Bulutangkis tahun ini akan berakhir tepat di Hari Kemerdekaan Malaysia pada 31 Agustus.
Ia berharap persatuan seluruh pemain Malaysia bisa mempersembahkan gelar untuk hari kemerdekaan Malaysia yang ke-68 tahun.
Baca Juga: Belum Puas Meski Sumbang 5 Gelar untuk Malaysia dalam 6 Bulan, Herry IP Incar Juara Dunia
“Kita harus mendukung satu sama lain dan memberikan hadiah untuk negara. Sebuah hadiah untuk Hari Kemerdekaan akan menjadi salah satu hal terbaik yang mereka tampilkan,” kata Herry.
Mulai melatih Pelatnas Malaysia sejak Februari silam, Herry sudah menunjukkan sejumlah hasil signifikan. Total skuad ganda putra Malaysia sudah mengoleksi lima gelar sejak dilatih oleh pelatih dengan julukan “Naga Api” tersebut.
Sejauh ini andalan Herry tentu saja Aaron Chia/Soh Woi Yik yang tahun ini menjadi juara Asia.
Namun demikian, pelatih yang sudah mengorbitkan pasangan legendaris Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo itu optimistis duet Malaysia lainnya berpeluang menjadi juara dunia.
“Kita bisa bersaing untuk gelar. Siapapun yang lebih siap dan mengambil kesempatan di hari (pertandingan) bakal menang,” ucap Herry IP.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









