Diguyur Bonus Pasca Juara Asia, Ubed Ditantang Rebut Gelar Juara Dunia Junior
Leo Farhan | 13 Agustus 2025, 16:54 WIB

AKURAT.CO, Pebulutangkis muda asal klub PB Djarum, Moh Zaki Ubaidillah, sukses mencatat sejarah di Kejuaraan Bulutangkis Asia Junior (AJC) 2025 dengan merebut gelar juara tunggal putra yang sudah 24 tahun tak pernah diraih Indonesia.
Atas pencapaiannya tersebut, PB Djarum selaku klub yang membesarkan Ubed (sapaan Moh Zaki Ubaidillah) memberikan bonus apresiasi berupa deposito Rp45 juta dan TV Polytron 43 inci.
Ketua PB Djarum sekaligus Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menegaskan bahwa penghargaan yang mereka berikan ini adalah bentuk konsistensi klub dalam mendukung prestasi atlet.
"Menjadi juara di Asia Junior tidak mudah, apalagi sektor tunggal putra sudah lama sekali tidak menang, sudah 24 tahun kita menanti gelar ini. Talenta muda Indonesia kini mulai bisa bersaing," kata Yoppy.
"Kali ini super istimewa. Impian kami 3-4 tahun lalu dapat dua gelar di Asia Junior dan Kejuaraan Dunia Junior, ini sudah dapat satu. Kita berupaya terus agar Ubed bisa menuntaskan ini. Kurang satu langkah lagi, secara tim dan individu Indonesia kuat."
Acara pemberian bonus yang berlangsung di Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (13/8), ini tidak hanya untuk Ubed semata. Empat atlet PB Djarum lainnya juga mendapat apresiasi menerima TV Polytron 43 inci.
Mereka adalah Pangan Ikhsan Lintang Pramudya/Rinjani Kwinnara Nastine (runner-up ganda campuran), Richie Duta Richardo (semifinalis tunggal putra), dan pasangan Riska Anggraini/Rinjani Kwinnara Nastine (semifinalis ganda putri).
Ubed sendiri tampil impresif sepanjang turnamen yang bergulir di GOR Manahan, Solo, 23-27 Juli 2025, dengan mengalahkan lawan-lawan kuat dari Thailand, Vietnam, Korea Selatan, dan Tiongkok.
Di semifinal, ia menyingkirkan kompatriotnya, Fardhan Rainanda Joe (21-16, 21-17), sebelum mengalahkan wakil Tiongkok, Liu Yang Ming Yu, di final dengan skor 21-12, 21-17.
Kemenangan ini menempatkan Ubed sejajar dengan legenda Taufik Hidayat (1997) dan Ardiansyah (2011) sebagai juara tunggal putra AJC.
Pelatih Tunggal Putra PB Djarum, Fung Permadi, memuji mental juara Ubed yang mampu tampil konsisten di nomor beregu dan nomor perorangan. Khusus di nomor beregu, walau Indonesia kalah, namun Ubed tidak pernah kehilangan poin.
"Harapannya Ubed bisa meraih prestasi yang lebih tinggi. Melihat Ubed saat ini, rasanya itu (menjuarai Kejuaraan Dunia Junior) tidak mustahil untuk tercapai. Yang penting konsisten, fokus pada tujuan," kata Fung.
Ubed yang bergabung dengan PB Djarum sejak 2019 sudah mengoleksi gelar Indonesia International Junior Challenge 2024, Indonesia Masters 2024, dan menjadi bagian dari tim juara Piala Suhandinata 2024.
Kini, targetnya adalah membawa pulang gelar juara World Junior Championships (WJC) 2025 di Guwahati, India, pada Oktober mendatang.
Selain itu, untuk bisa menghasilkan Ubed-Ubed lainnya, PB Djarum terus melakukan kaderisasi dengan menggelar Audisi Umum 2025 di GOR Djarum, Kudus, pada 8-12 September untuk mencari bibit baru untuk kategori U11, KU11 dan KU12.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









