Akurat

Belum Puas Meski Sumbang 5 Gelar untuk Malaysia dalam 6 Bulan, Herry IP Incar Juara Dunia

Leo Farhan | 5 Agustus 2025, 18:06 WIB
Belum Puas Meski Sumbang 5 Gelar untuk Malaysia dalam 6 Bulan, Herry IP Incar Juara Dunia
 
AKURAT.CO, Pelatih Kepala Sektor Ganda Putra Pelatnas Malaysia, Herry Iman Pierngadi aka Herry IP, mengaku belum puas meski anak asuhnya sukses meraih lima gelar dalam enam bulan terakhir sejak ia resmi bekerja di sana pada Februari 2025.
 
Meski puas dengan konsistensi performa anak asuhnya, Herry IP membidik pencapaian lebih tinggi di ajang Kejuaraan Dunia 2025 yang akan digelar di Paris, akhir Agustus ini.
 
"Saya berharap kita bisa punya juara dunia tahun ini, tak peduli pasangan mana, yang penting dari Malaysia," ujar Herry IP dikutip laman Bharian.
 
 
Terlebih, Malaysia sendiri baru sekali meraih gelar juara dunia lewat Aaron/Wooi Yik di Kejuaraan Dunia 2022 di Tokyo.
 
Adapun gelar terbaru dipersembahkan pasangan muda Wan Arif Wan Junaidi/Yap Roy King dengan menjuarai Makau Terbuka 2025 usai menundukkan duet ganda Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
 
Aarif/Yap menang dengan skor 22-20 dan 21-18 atas Sabar?Reza di Macao East Asian Games Dome, Makau, Minggu (4/8).
 
Kemenangan ini menjadi gelar kelima sektor ganda putra Malaysia sepanjang tahun ini di bawah arahan pelatih kawakan asal Indonesia yang dikenal dengan julukan "Naga Api" itu.
 
Sebelumnya, pasangan utama Aaron Chia/Soh Wooi Yik telah menyabet tiga gelar. Yakni di Kejuaraan Bulutangkis Asia, Thailand Terbuka, dan Singapura Terbuka, serta menjadi finalis di Malaysia Masters dan China Terbuka.
 
 
Tahun ini, Malaysia mengirimkan empat pasangan untuk tampil di Kejuaraan Dunia. Mereka adalah Aaron/Wooi Yik (2), Wei Chong/Kai Wun (7), Wan Arif/Roy King (24), serta pasangan profesional Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani (4).
 
 
Terkait gelar terakhir yang diraih pasukannya di final Makau Terbuka, Herry mengungkap laga berlangsung menantang akibat kondisi lapangan yang licin akibat tetesan air dari AC.
 
"Pertandingan sempat beberapa kali dihentikan. Saya minta mereka tetap fokus dan sabar. Strategi memang minim, tapi fokus dan kesabaran jadi kunci," katanya menjelaskan.
 
Ia menilai kemenangan ini menjadi suntikan motivasi penting bagi Wan Arif/Roy King dalam menatap debut mereka di Kejuaraan Dunia.
 
Kemenangan di Makau juga mengakhiri puasa gelar 12 tahun Malaysia di sektor ganda putra turnamen itu setelah terakhir kali Hoon Thien How/Tan Wee Kiong menjuarai edisi 2013.
 
Meski pencapaian sejauh ini tergolong positif, Herry masih ingin melihat lebih banyak pasangan Malaysia bersaing di level atas.
 
"Sekarang sudah cukup baik dan konsisten, tapi saya mau lebih. Semoga ke depan ada lima atau enam pasangan yang bisa bersaing, bukan hanya dua atau tiga. Mudah-mudahan tahun depan hasilnya lebih baik," katanya.
 
 
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H