AKURAT.CO, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Eng Hian, menyampaikan kondisi terbaru dari Daniel Marthin.
Tandem Muhammad Shohibul Fikri itu baru saja menjalani tindakan Arthroscopy Debridement pada lutut kiri.
Ini adalah sebuah prosedur bedah minimal invasif yang dilakukan untuk membersihkan atau memperbaiki sendi lutut yang mengalami kerusakan atau peradangan.
"Proses selanjutnya menunggu pemulihan, dilanjutkan dengan fisioterapi dan penguatan otot. Butuh waktu sekitar 1-2 minggu untuk membuka jahitan dan setelah itu bisa dilakukan fisioterapi," kata Eng Hian melalui keterangan resminya, Kamis (26/6).
Hal tersebut membuat Fikri/Daniel kemungkinan bakal absen di beberapa kejuaraan terdekat seperti Amerika Serikat, Kanada, Jepang, China, dan Makau Terbuka sebelum bergulirnya Kejuaraan Dunia pada 25 Agustus-1 September 2025.
"Total diperkirakan tiga bulan untuk bisa kembali latihan di lapangan, namun harus bertahap," jelas Eng Hian.
Cedera ini adalah cedera yang dialami Daniel saat membela tim bulutangkis Indonesia di ajang Piala Sudirman 2025 melawan pasangan Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, di fase grup D.
Meski tidak dalam kondisi baik-baik saja, Fikri/Daniel kala itu mampu mengamankan kemenangan dengan skor 21-16 dan 21-18 untuk membawa Indonesia menang dengan skor 4-1 atas Denmark.
Daniel menambah wakil Pelatnas PBSI yang harus menepi karena cedera, menyusul sebelumnya ada Gregoria Mariska Tunjung karena masalah vertigo dan Anhtony Sinisuka Ginting yang mengalami cedera bahu.
Jika mengikuti jadwal kemungkinan Daniel pulih, paling cepat sudah ia bisa turun di ajang BWF Super 500 di Hongpada Kong Terbuka yang bergulir pada 9-14 September 2025.