AKURAT.CO, Kans Indonesia untuk mengakhiri paceklik gelar pada sektor tunggal putra gelaran Malaysia Terbuka 2025 terhenti dengan tersingkirnya Anthony Sinisuka Ginting di putaran kedua.
Anthony Ginting harus mengakui ketangguhan wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn, lewat laga straight set dengan skor 7-21 dan 10-21 di laga kedua Malaysia Terbuka dalam durasi 42 menit di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis (9/1).
Anthony Ginting mengaku tak bisa mengeluarkan seluruh kemampuannya hari ini dari awal sampai akhir laga. Apalagi lawannya juga mampu bermain dengan sangat baik.
"Ini turnamen pertama saya setelah dua bulan, kembali dari masa pemulihan cedera memang feel dan touch-nya belum maksimal," kata pebulutangkis.tunggal putra peringkat sepuluh dunia itu melalui keterangan resminya.
"Setelah ini pasti diskusi dengan pelatih bagaimana evaluasi dan persiapan ke turnamen di depan."
Selain itu, dia juga mengakui bahwa laga hari ini sangat jauh berbeda dengan laga sebelumnya. Secara kualitas dan permainan, kata Anthony Ginting, Kunlavut jauh di atas lawannya kemarin, Chia Hao Lee.
"Ternyata memang level fisik dan kebugaran saya belum ada di level yang siap bertanding melawan pemain-pemain seperti dia," kata Ginting.
Kekalahan Ginting ini membuat paceklik gelar sektor tunggal putra Indonesia di Malaysia Terbuka terus berlanjut, setidaknya sudah dua dekade lebih.
Terakhir kali wakil Merah Putih yang mampu mengamankan gelar adalah Taufik Hidayat pada tahun 2000 silam.