Herry IP Siap Tangani Ganda Putra Malaysia

AKURAT.CO Pelatih legendaris Indonesia, Herry Iman Pierngadi, menyatakan kesiapannya untuk menangani tim nasional bulutangkis Malaysia jika mendapat tawaran resmi dari Federasi Bulutangkis Malaysia (BAM).
"Saya berminat dan siap. Saat ini semuanya masih dalam proses dengan BAM," ujar Herry IP, seperti dikutip dari laman New Straits Times (NST), Selasa (31/12/2024).
Sekretaris Jenderal BAM, Datuk Kenny Goh, mengonfirmasi bahwa Herry IP masuk dalam daftar kandidat utama untuk menangani sektor ganda putra, bersama pelatih Indonesia lainnya, Flandy Limpele, dan pelatih asal Denmark, Mathias Boe.
Pencarian pelatih baru dilakukan BAM setelah pelatih ganda putra mereka, Tan Bin Shen, mengundurkan diri untuk melanjutkan kariernya di Hong Kong.
Kepala kepelatihan BAM sekaligus mantan kolega Herry IP di Pelatnas PBSI, Rexy Mainaky, mengakui, Herry adalah sosok pelatih luar biasa.
Baca Juga: Kapan Squid Game 3 Dirilis? Simak Bocoran Cerita dan Tanggal Rilisnya
Meski demikian, Rexy menegaskan bahwa BAM belum membuat keputusan final terkait pengganti Tan Bin Shen.
“Coach Naga Api adalah pelatih yang sangat saya kagumi. Kami pernah bekerja bersama saat di PBSI, dan saya tahu betul kapasitasnya,” kata Rexy.
Meski Herry IP menjadi salah satu kandidat utama, BAM kemungkinan akan menunda keputusan hingga selesai penyelenggaraan Malaysia Terbuka 2025 yang berlangsung pada 7-12 Januari mendatang.
Turnamen ini juga menjadi tugas terakhir Tan Bin Shen sebelum resmi meninggalkan BAM.
Herry Iman Pierngadi, yang dikenal dengan julukan Coach Naga Api, memiliki rekam jejak luar biasa di sektor ganda putra Indonesia sejak 1999.
Di bawah arahannya, Indonesia berhasil meraih dua medali emas Olimpiade melalui pasangan Candra Wijaya/Tony Gunawan (Sydney 2000) dan Hendra Setiawan/Markis Kido (Beijing 2008).
Herry juga membawa pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan meraih tiga gelar Kejuaraan Dunia (2013, 2015, 2019) dan mencetak pasangan peringkat satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Marcus/Kevin memecahkan rekor dunia dengan delapan gelar dalam satu musim.
BAM berharap pelatih berusia 62 tahun ini dapat membawa ganda putra Malaysia ke tingkat yang lebih tinggi, termasuk meraih medali emas Olimpiade Los Angeles 2028.
Pengalaman panjang dan prestasi gemilang Herry IP menjadi faktor utama yang membuat BAM tertarik untuk merekrutnya.
Dengan proses yang masih berlangsung, keputusan akhir akan menjadi langkah strategis bagi BAM dalam membangun masa depan sektor ganda putra mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










