Akurat

China Masters: Gregoria Tersingkir Lebih Awal, Akui Kurang Adaptasi dengan Arena Laga

Leo Farhan | 20 November 2024, 18:17 WIB
China Masters: Gregoria Tersingkir Lebih Awal, Akui Kurang Adaptasi dengan Arena Laga

AKURAT.CO, Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, harus angkat koper lebih cepat dari ajang Super 750 China Masters.

Kenyataan ini harus diterima Gregoria usai menyerah dengan skor 13-21 dan 14-21 dari Pornpawee Chochuwong di laga pembuka China Masters di Shenzhen Gymnasium, Shenzhen, China, Rabu (20/11).

Gregoria mengakui permainan Chochuwong di laga China Masters kali ini sangat bersih. Menurutnya lawan tahu harus bermain seperti apa sejak awal set pertama.

Baca Juga: Kumamoto Masters: Ditaklukkan Yamaguchi di Final, Gregoria Akui tak Mudah Sejak Kembali dari Cedera

Sementara Gregoria cukup kesulitan dengan kondisi fisiknya yang cukup menurun. Selain itu, salah satu faktor kunci kekalahan kali ini adalah lantaran atlet tungggal putri yang karib disapa Jorji itu tidak memiliki waktu yang cukup untuk beradaptasi di Shenzhen Gymnasium.

"Hanya yang benar-benar sulit saya sesuaikan adalah kondisi lapangan. Saya tidak sempat menjajal arena pertandingan karena hari Senin malam saya baru tiba dari Kumamoto dan pertandingan China Masters hari Selasa sudah mulai," kata Gregoria usai laga sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.

"Jadi tidak ada kesempatan untuk beradaptasi. Akibatnya tadi saya tidak bisa menguasai pertandingan, banyak sekali melakukan error. Salah pengamatan, salah kontrol padahal bola mudah. Itu yang membuat saya kesal dan menyesal permainannya jauh seperti yang diharapkan."

greghBaca Juga: Cedera di Laga Lawan An Se Young Bikin Gregoria Mariska Harus Menepi Sepekan

Kekalahan ini bakalan menjadi evaluasi Gloria bagaimana dirinya untuk mencari jalan keluar dari kesulitan dalam sebuah pertandingan. Apalagi masih ada laga berat lainnya yang sudah menanti Jorji di ajang World Tour Finals pada Desember mendatang.

"Pastinya bukan tantangan yang mudah tapi saya mau menutup tahun dengan penampilan terbaik nanti. Memang di China Open lalu dan China Masters hari ini hasil saya tidak bagus," kata Gregoria.

"Tapi saya tidak akan menjadikan ini patokan, karena World Tour Finals akan kembali berlangsung di China. Saya dan tim Uber bisa ke final tahun ini juga di China dan saat itu saya merasa penampilan saya cukup bagus."

Ke depan Jorji berharap bisa lebih memperhatikan detil-detil kecil pada setiap pertandingan. Ia akan mencoba tidak terpengaruh dengan gangguan-gangguan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H