Akurat

Ditunjuk Jadi Pencari Bakat PB Djarum, Susy Susanti Optimistis dengan Kualitas Peserta

Hervin Saputra | 14 September 2024, 14:22 WIB
Ditunjuk Jadi Pencari Bakat PB Djarum, Susy Susanti Optimistis dengan Kualitas Peserta
 
 
AKURAT.CO, Demi mendukung kemajuan bulutangkis Indonesia, Susy Susanti rela turun gunung untuk ikut ambil bagian sebagai tim pencari bakat audisi umum PB Djarum 2024.
 
Hal tersebut dilakukan pemilik medali emas Olimpiade Barcelona 1992 tersebut untuk memantau bakat dan potensi yang dimiliki oleh para peserta audisi yang digelar di Kudus, Jawa Tengah.
 
Susy Susanti menganggap tingginya minat peserta di audisi umum PB Djarum tahun ini menjadi angin segar bagi kejayaan bulutangkis Indonesia untuk meneruskan tongkat estafet prestasi gemilang yang sudah dicapai para pendahulu.
 
 
"Yang membuat saya dan tim senang adalah tingginya animo juga dibarengi dengan teknik peserta yang merata dari berbagai sektor," kata Susy Susanti di Kudus, Jumat (13/9).
 
"Tidak hanya mereka yang datang dari Pulau Jawa saja, tapi juga yang di luar Pulau Jawa pun cukup mencuri perhatian. Ini tentu menjadi tren positif agar regenerasi bulutangkis tetap terjaga."
 
Legenda tunggal putri bulutangkis nasional tersebut mengatakan kriteria utama pemain pilihannya adalah memiliki kemampuan teknik, footwork, cara bermain, daya juang, dan jiwa petarung.
 
"Saya senang sekali karena di tahun ini banyak peserta memiliki jiwa petarung yang sangat baik, itu jadi sebuah modal," jelas Susy.
 
 
Selain Susy Susanti, duet ganda campuran peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad, juga ikut ambil bagian sebagai tim pencari bakat audisi umum PB Djarum.
 
Menurut mereka, ini adalah salah satu upaya untuk menjaga mata rantai ekosistem olahraga tepok bulu di Tanah Air.
 
Sebab, atlet berprestasi tidak lahir instan, tetapi melewati perjuangan dan perjalanan panjang yang dimulai dari pembinaan sejak usia dini.
 
"Yang paling penting untuk regenerasi bulutangkis agar terus berlanjut dan jangan sampai terputus. Terutama medali Olimpiade itu tren positifnya harus terjaga," kata Butet-sapaan Liliyana.
 
"Itu dimulai dari perekrutan seperti ini, sampai lanjut ke Sirnas (Sirkuit Nasional), bergabung Pelatnas, baru kans sebagai juara dunia. Kita yang bertugas untuk jeli melihat calon-calon juara berikutnya."
 
Diikuti oleh 1.966 peserta yang berasal dari Pulau Sumatera sampai Papua, audisi umum PB Djarum 2024 bergulir mulai 10 September hingga 14 September di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah.
 
Gelaran ini menjadi kesempatan berharga untuk para atlet belia dari seluruh pelosok negeri untuk memperebutkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dan bergabung sebagai atlet PB Djarum.
 
"Yang terpenting harus dimiliki peserta sudah pasti teknik, tapi tak kalah krusial juga motivasi dan daya juang," kata Tontowi
 
"Fight itu harus dari diri sendiri. Kami senang di 2024 ini banyak menemukan jiwa petarung yang kita butuhkan."
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H