Olimpiade Paris: Hari Pertama di Kampung Atlet, Apriyani Teringat Olimpiade Tokyo

AKURAT.CO, Masuk ke Kampung Atlet Olimpiade Paris 2024 membuat kenangan Apriyani Rahayu kembali ke momen tiga tahun lalu. Ya, duet Siti Fadia Silva Ramadhanti itu teringat lagi masa-masa di Olimpiade Tokyo 2020.
“Saat pertama masuk Perkampungan Atlet Olimpiade Paris 2024 kemarin, rasanya kembali ke Olimpiade Tokyo 2020,” kata Apriyani Rahayu di Paris, Prancis, Jumat (26/7), sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.
“Dengan banyak atlet berkumpul, atmosfernya begitu terasa.”
Olimpiade Paris adalah olimpiade kedua bagi Apriyani. Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar pada 2021 adalah debut bagi pebulutangkis berusia 26 tahun tersebut di mana ia langsung meraih emas bersama pasangannya saat itu, Greysia Polii.
Baca Juga: Olimpiade Paris: Eng Hian Minta Apriyani/Fadia Bersiap Ekstra karena Bersaing di Grup Neraka
Praktis, Apriyani datang ke Paris dengan status juara bertahan meski ia kini bermain dengan pasangan berbeda. Bersama Fadia, Apriyani akan menjadi wakil Indonesia pertama yang bertanding di cabang bulutangkis olimpiade tahun ini.
“Kami akan menjadi wakil pertama di cabang bulutangkis yang bertandingn besok (Sabtu, 27 Juli). Kami sudah menyiapkan secara maksimal,” kata Apriyani.
Tergabung di grup A, Apriyani/Fadia akan memulai pertarungan dengan menghadapi wakil Jepang, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara. Laga akan digelar di Porte De La Chapelle Arena, Paris, Prancis, Sabtu (27/7) pukul 16.00 WIB.
“Dari proses awal lalu ke training camp, masuk satu minggu sebelum sampai sudah dekat sekali seperti ini dari menu latihan sudah pasti berbeda,” kata Apriyani.
“(Ada) peningkatan-peningkatan dan alhamdulillah kami merasa sudah siap bertanding.”
Baca Juga: Olimpiade Paris: Latih Tanding Lawan Wakil Tuan Rumah, Apriyani/Fadia Fokus Kurangi Kesalahan
Selain itu, Apriyani juga akan membawa pengalamannya sebagai juara bertahan berpasangan dengan Fadia yang merupakan debutan. Sejauh ini, Apriyani percaya bahwa Fadia akan tampil maksimal.
“Belum ada pesan khusus yang saya sampaikan untuk Fadia. Saya percaya dia bisa menunjukkan yang terbaik di Olimpiade pertamanya ini,” kata Apriyani.
Selain menghadapi Mayu/Wakana, Apriyani/Fadia juga harus melawan unggulan pertama asal China, Chen Qingchen/Jia Yifan, dan wakil Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, di penyisihan grup.
Untuk bisa lolos ke perempat final, Apriyani/Fadia sekurang-kurangnya harus menempati posisi runner-up grup. Mereka dijadwalkan menghadapi Chen/Jia pada 28 Juli dan belum diketahui kapan menghadapi Pearly/Thinaah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









