Evaluasi Indonesia Terbuka, Irwansyah Sebut Anthony Ginting dan Jonatan Christie Dibebani Pikiran
Leo Farhan | 12 Juni 2024, 17:36 WIB

AKURAT.CO, Sektor tunggal putra Merah Putih tidak bisa bicara banyak saat tampil di ajang Indonesia Terbuka 2024 yang berlangsung pekan lalu di Istora Senayan, Jakarta, 4-9 Juni 2024.
Dua wakil Indonesia yang bakal berlaga di Olimpiade 2024 Paris, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting, bahkan sudah harus tersingkir di babak-babak awal ajang Super 1000 tersebut.
Jonatan harus takluk dari kuda hitam asal Malaysia, Leong Jun Hao, dengan skor 13-21, 21-16, dan 12-21. Sementara Ginting takluk dari wakil Jepang, Kenta Nishimoto, dengan skor 21-17, 11-21, dan 8-21.
Mengevaluasi kegagalan pasukannya di Indonesia Terbuka 2024, Pelatih Kepala Sektor Tunggal Putra Pelatnas PBSI, Irwansyah, menyebut bahwa ada beban yang dirasakan oleh anak-anak asuhnya itu jelang tampil di Paris pada Juli mendatang.
"Kekalahan di Indonesia Open bukan mengenai faktor permainan, tetapi lebih ke beban pikiran mereka. Itu yang membuat Jojo dan Ginting membebani diri sendiri," kata Irwansyah usai mendampingi latihan tim di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu (12/6).
Selain membenahi mental pasukannya, pelatih yang karib disapa Coach Aboy itu juga terus berkoordinasi dengan Tim Ad Hoc Olimpiade dan Tim Analisa Performa untuk meningkatkan fisik dan teknik pemain.
Ditemui dalam kesempatan yang sama, Ginting yang menjadi salah satu andalan Indonesia untuk meraih medali di Olimpiade mengaku tidak ingin terlalu jauh memikirkan hal-hal yang akan dilakukannya saat Olimpiade nanti.
Saat ini, hal terpenting baginya adalah untuk menjalani persiapan secara maksimal dan fokus merelakaasi pikiran dan penguatan fisik yang dilakukan secara terus-menerus.
"Setelah berdiskusi dengan psikolog dan pelatih, jadi hanya fokus persiapan yang ada saat ini saja. Tidak mau memikirkan terlalu jauh nanti di Olimpiade bagaimana," jelas Ginting.
Pebulutangkis kelahiran Cimahi itu juga mengungkapkan bahwa pikiran yang tenang membantunya untuk bisa mengeluarkan teknik permainan dengan maksimal saat pertandingan.
Oleh karenanya, Ginting saat ini tengah fokus untuk menjernihkan pikirannya agar tidak merasa terbebani saat tampil di pesta olahraga multievent empat tahunan terbesar di dunia itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









