Lee Chong Wei: Saat ini, Saya Merasa seperti Menyerah dengan Bulutangkis Malaysia

AKURAT.CO, Legenda bulutangkis Malaysia, Lee Chong Wei, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas kualitas pebulutangkis negaranya selepas Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia (BATC) 2024.
Tanpa berbasa-basi, peraih dua medali perak olimpiade sekaligus eks pebulutangkis ranking satu dunia tersebut menyatakan bahwa bulutangkis Malaysia merosot dengan hasil di BATC.
“Saya tahu ini menyakitkan tetapi saya pikir bulutangkis Malaysia akan merosot mulai sekarang jika tidak ada sesuatu yang dilakukan,” kata Lee Chong Wei sebagaimana dipetik dari The Star.
Baca Juga: Rionny Mainaky: Hasil di BATC Bisa Jadi Gambaran untuk Hadapi Piala Thomas dan Uber
“Saat ini, saya merasa seperti menyerah dengan bulutangkis Malaysia. Ketika saya mengatakan kebenaran, saya dilihat sebagai orang yang buruk. Saya tidak dibayar untuk berusaha membantu.
“Kita tidak boleh bilang semuanya baik-baik saja ketika jelas ada sesuatu yang tidak benar.”
Bertindak sebagai tuan rumah BATC, Malaysia menempatkan tim putra sebagai runner-up dan tim putri hanya bisa menjejakkan kaki ke perempat final.
Putra dikalahkan China 0-3 di final sementara putri disingkirkan Indonesia juga dengan skor 0-3.
Yang mengecewakan Lee Chong Wei adalah pebulutangkis Malaysia tak bisa mengimbangi tim lain yang justru menurunkan pelapis di BATC tahun ini. Terutama di sektor putra di mana Malaysia dikalahkan pemain muda China.
Baca Juga: Dikontak Rexy Mainaky, Lee Chong Wei Bakal Jadi Sparring Partner di Pelatnas Malaysia
“Ada penurunan dengan para pemain papan atas tunggal putra kita tetapi faktanya bahkan pemain pelapis kita belum setara (pemain pelapis lawan),” kata Lee Chong Wei.
“Tim-tim lain mengistirahatkan pemain papan atas mereka dan memberikan mandat penuh ke pemain cadangan, tetapi kita tidak mengambil risiko tersebut.”
Terutama di sektor putra, Malaysia menurunkan pemain utama di sektor ganda pada partai final. Sayangnya, Aaron Chia/Soh Wooi Yik yang main di partai kedua kalah oleh duet muda asal China, Xie Hao Nan/Zeng Wei Han.
Dan yang mengejutkan tentu saja India yang menjadi juara di sektor putri. Meski diperkuat pemain sekelas Pusarla V Sindhu, India juga mengirimkan pemain muda yang mengalahkan Thailand di final.
“Juga sektor putri, meski ada beberapa wajah baru, mereka belum bergerak maju. Tim juara India saja membawa banyak pemain muda,” kata Lee Chong Wei.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









