Bertanding di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, China, Kamis (14/12/2023), Apriyani/Fadia kalah straight set dengan skor 10-21 dan 14-21 dalam laga Final BWF berdurasi 42 menit.
Kondisi Apriyani yang kurang fit di laga kedua Final BWF kali ini dinilai menjadi salah satu kendala dalam turnamen edisi keenam ini. Cedera yang sebelumnya dialami kembali kambuh.
"Kondisi saya hari ini memang ada yang mengganjal di bekas cederanya. Mungkin karena kemarin setelah comeback langsung pertandingan panjang dan recovery-nya belum maksimal. Jadi tadi buat di lapangannya saya coba berani saja dulu," kata Apri.
"Sebenarnya kami sudah menyiapkan pola permainan tapi memang kondisi Kak Apri ada yang tidak enak," kata Fadia menimpali.
"Tapi saya berterima kasih kepada Kak Apri karena terus mau mencoba, selalu berusaha di lapangan. Dan komunikasi apapun keadaannya."
Walau kalah, peluang Apriyani/Fadia untuk lolos ke babak selanjutnya masih terbuka. Namun, mereka harus bisa meraih kemenangan atas wakil tuan rumah, Liu Sheng Shu/Tan Ning.
Ini akan menjadi laga penentu bagi Apriyani/Fadia. Pasalnya mereka sama-sama belum mengumpulkan poin.
Kemenangan kedua pasangan atas Mayu Mataumoto/Wakana Nagahara tidak terhitung lantaran wakil Jepang itu memutuskan mundur.
"Sekarang fokus mau recovery lagi, semoga bisa optimal dan siap di laga penentuan besok," jelas Apriyani.
Selain Apriyani/Fadia, Indonesia masih memiliki lima wakil lainnya yang tampil di BWF World Tour Finals 2023.
Mereka adalah, Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, dan Gregoria Mariska Tunjung.