Jelang turnamen penutup akhir tahun ini, Gregoria menyatakan kondisinya saat ini baik-baik saja. Ia tidak mengalami masalah setelah sebelumnya sempat mengalami cedera di telapak kaki kanan dan kirinya.
Gregoria yang baru meraih gelar BWF World Tour Super 500 di Kumamoto Masters 2023 beberapa pekan lalu itu juga sudah menjalani latihan secara normal demi hasil maksimal di Final BWF.
"Persiapannya sudah jauh lebih bagus, dan untungnya luka yang ini, kemaren setelah pulang dari China, lukanya sudah kering," kata Gregoria saat ditemui di Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta, Rabu (6/12/2023).
"Cuma kemarin (China Masters) kendalanya masih (luka) tipis saja sih. Kemarin belum ada keluar kulit barunya, cuma sekarang bukan masalah. Bahkan pas mulai latihan hari Senin pun sudah normal."
Tampil di BWF World Tour Finals 2023, pebulutangkis tunggal putri yang karib disapa Grego itu akan bersaing dengan tujuh pebulutangkis lainnya yang ada di peringkat delapan teratas.
Grego akan kembali bersaing dengan nama-nama besar seperti An Se Young (Korea Selatan), Akane Yamaguchi (Jepang), Chen Yu Fei (China) dan Tai Tzu Ying (Chinese Taipei).
Mengomentari peluangnya di Hangzhou, Gregoria mengatakan peluangnya untuk merebut gelar juara terbuka. Tinggal bagaimana dia memanfaatkan peluang tersebut untuk bisa terus melaju hingga final.
"Di turnamen ini kan cuma delapan pemain, dan delapan pemain itu pastinya adalah pemain terpilih dan bagus-bagus. Tapi pastinya peluang (menjadi juara) itu ada," kata Gregoria.
"Cuma sekarang bagaimana caranya sya memanfaatkan peluang itu, dan bagaimana cara saya menampilkan permainan terbaik saya.
"Apalagi itu main grup, jadi kalah menang harus tetep main. Jadi saya ingin mengejar peluang itu supaya bisa dapet hasil yang terbaik."
Disinggung ingin menghindari pemain mana di babak grup nanti, Gregoria menyebut tidak terlalu memikirkan hal tersebut karena semua pemain sama-sama kuat.
"Enggak ada sih (pemain yang ingin dihindari), harus siap sama siapa pun yang ada di grup saya," kata Gregoria menuntaskan.