Asian Games: Langkah Anthony Ginting Belum Terhenti, Amankan Perempat Final

AKURAT.CO - Perjuangan Anthony Sinisuka Ginting untuk bisa menyumbangkan medali Asian Games Hangzhou 2022 terus berlanjut. Tunggal putra peringkat dua dunia itu berhasil mengamankan tiket perempat final.
Tampil di Binjiang Gymnasium, Hangzhou, Rabu (4/10), Ginting melangkah ke babak delapan besar usai mengkandaskan perlawanan wakil Singapura, Jason Teh Nia Heng dengan straight set 21-14, 21-18.
Dalam laga berdurasi 43 menit tersebut, Ginting terlihat waspada sejak awal pertandingan dan membuat laga berlangsung ketat. Namun, tunggal putra andalan Indonesia itu mampu menerapkan pola permainan yang sudah disiapkan untuk bisa memenangkan pertandingan babak ketiga ini.
"Memang pertandingan yang ketat dari awal sampai akhir, terutama di gim kedua. Senangnya, apa yang dirancang sebelum main bisa berjalan dengan lancar. Kendala-kendala pasti ada, tapi saya bisa menyelesaikannya," jelas Ginting dalam keterangan resminya.
"Jason pastinya (sudah) mempelajari (gaya) permainan saya, jadi saya sudah siap dengan perlawanan ketat dia tadi. Memang harus waspada sejak pertandingan dimulai."
Ginting menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berpeluang menyumbangkan medali dari sektor tunggal putra setelah tersingkirnya sang juara bertahan, Jonatan Christie di tangan wakil Chinese Taipei, Chou Tien-chen dengan skor akhir 17-21, 17-21.
Tampil sebagai satu-satunya wakil yang tersisa di sektor tunggal putra, Ginting tidak mau memikirkan hal tersebut, yang nanti malah menjadi bumerang bagi dirinya. Saat ini Ginting hanya mencoba fokus untuk bisa melewati satu demi satu pertandingan.
"Saya tidak mau memikirkan bahwa sekarang tinggal saya di tunggal putra Indonesia yang masih berjuang. Tidak mau menjadikan itu beban juga. Sekarang saya mau fokus satu per satu. Habis ini recovery dulu yang maksimal, baru menyiapkan untuk laga besok di perempat final," kata Ginting.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









