Lupakan Psywar Ryan Garcia, Conor Benn Siap Ulangi Sejarah Sang Ayah

AKURAT.CO, Petinju asal Inggris, Conor Benn, punya rasa percaya diri tinggi jelang bentrokan terbesarnya tahun ini.
Petarung berusia 29 tahun itu menegaskan siap menghentikan pemegang sabuk juara dunia kelas welter World Boxing Council (WBC), Ryan Garcia, saat keduanya bertarung di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 12 September mendatang.
Tampil di markas lawan sama sekali tidak menciutkan nyali Conor Benn. Laga ini menjadi momentum emas baginya untuk menyabet gelar juara dunia perdana sepanjang karier profesionalnya.
Sekaligus mengulang kejayaan sang ayah, Nigel Benn, yang pernah menguasai sabuk WBC pada era 1992-1995.
Menjelang duel, Ryan Garcia yang dikenal kerap melancarkan perang urat saraf (psywar) terus mencecar Conor Benn di media sosial.
Namun, Benn menegaskan bahwa celotehan Ryan Garcia tidak akan pernah menggoyahkan fokusnya.
"Semua itu hanya omong kosong. Itu sebenarnya tidak membuat saya khawatir dan tidak mengganggu saya. Saya datang hanya untuk merebut gelarnya," kata Benn dikutip Sky Sports, Selasa (11/8/2026).
Langkah Benn menuju panggung perebutan gelar juara dunia tidak diraih dengan mudah. Sebelum resmi menantang Garcia, ia baru saja mengemas kemenangan mengesankan atas Regis Prograis pada April lalu di Tottenham Hotspur Stadium.
Setelah berhasil membalaskan kekalahan profesional pertamanya dari Eubank Jr lewat rematch manis pada November 2025, Benn merasa mental bertandingnya kini berada di level tertinggi untuk menghadapi atmosfer panas di Las Vegas.
"Saya mempersiapkan diri dengan sangat keras dan selalu bekerja maksimal. Saya sudah menerima kesempatan ini dengan kedua tangan dan saya datang ke sana untuk membuat kekacauan," jelas Benn.
Di atas kertas, Ryan Garcia tentu menjadi ujian terberat dalam karier Benn. Meski mengantongi rekor dua kali kalah, Garcia dikenal memiliki kecepatan tangan dan daya ledak pukulan yang sangat berbahaya.
Apalagi, Garcia sendiri baru saja merebut sabuk kelas welter WBC usai menang angka atas Mario Barrios di Las Vegas pada Februari 2026 lalu.
Kendati Garcia lebih diunggulkan oleh banyak pengamat, Benn justru merasa nyaman berstatus sebagai petinju non-unggulan (underdog).
Menurutnya, tekanan besar sejak awal karier telah membentuk mentalitas bertarungnya menjadi jauh lebih matang.
"Saya rasa setiap pertarungan yang saya jalani telah membawa saya ke momen ini. Semua tekanan yang saya hadapi di awal karier telah mempersiapkan saya untuk malam-malam besar," kata Benn.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah






