Resmi Jadi Penantang Wajib IBF, Frank Sanchez Siap Teror Takhta Oleksandr Usyk!
AKURAT.CO, Petinju kelas berat asal Kuba, Frank Sanchez, resmi menyandang status sebagai penantang wajib untuk sabuk juara dunia kelas berat IBF milik Oleksandr Usyk usai menumbangkan Richard Torrez Jr dalam duel di Mesir beberapa waktu lalu.
Manajer Frank Sanchez, Mike Borao, menegaskan bahwa kliennya tidak ingin membuang waktu. Pihaknya sedang menyusun langkah strategis agar duel perebutan sabuk juara dunia melawan sang penguasa Ukraina, Oleksandr Usyk, bisa segera terealisasi.
Sempat menelan kekalahan perdana dari Agit Kabayel pada 2024 akibat cedera lutut, Frank Sanchez kini membuktikan bahwa dirinya telah kembali ke performa puncak. Kemenangan dominan atas Torrez Jr menjadi sinyal bahaya bagi divisi kelas berat.
"Frank telah memberikan pengingat keras bahwa dia adalah salah satu petinju paling berbahaya di divisi ini," kata Mike Borao dikutip Sky Sports.
"Cedera memang sempat memperlambat momentumnya, tetapi kini dia kembali dalam kondisi prima dan siap memaksimalkan status penantang wajibnya. Target utama kami adalah menghadapi Usyk sesegera mungkin."
Meski fokus utama adalah Usyk, tim Sanchez sadar bahwa sang juara dunia sedang mempertimbangkan opsi lain, seperti duel ulang kontra Rico Verhoeven atau laga wajib WBC melawan Agit Kabayel.
Oleh karena itu, Borao tetap membuka pintu untuk pertarungan melawan nama-nama besar lainnya seperti Daniel Dubois, Deontay Wilder, Anthony Joshua, ataupun Tyson Fury, demi menjaga keaktifan Sanchez di atas ring.
"Frank tidak punya masalah untuk tetap aktif menghadapi kompetisi elit sambil menunggu jadwal pertarungan gelar dunia," jelas Borao.
Di bawah arahan pelatih ternama Saul 'Canelo' Alvarez, Eddy Reynoso, Sanchez diyakini memiliki senjata taktis untuk meredam kecerdasan Oleksandr Usyk. Borao menilai bahwa meskipun Usyk adalah talenta yang luar biasa, sang legenda Ukraina kini sudah mencapai titik puncak kariernya.
"Usyk adalah talenta generasi yang telah mengalahkan petarung-petarung terbaik. Namun, mungkin dia sedikit meremehkan lawan terakhirnya (Verhoeven). Frank masih terus berkembang di bawah didikan Eddy Reynoso, sementara Usyk kemungkinan besar sudah mencapai puncak performanya," beber Borao.
Kini, bola panas berada di tangan Oleksandr Usyk. Apakah ia akan menerima tantangan dari petinju Kuba yang sedang lapar prestasi ini, atau justru memilih jalur lain demi menutup karier legendarisnya dengan cara yang berbeda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai





