NBA All-Star: Sabet MVP 2026, Anthony Edwards Puncaki Format Baru di Intuit Dome

AKURAT.CO, Bintang Minnesota Timberwolves, Anthony Edwards, resmi dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) dalam gelaran NBA All-Star Game 2026.
Laga NBA All-Star sendiri berlangsung di Intuit Dome, Los Angeles, Amerika Serikat, Minggu (15/2) malam waktu setempat.
Anthony Edwards tampak terkejut saat Komisioner NBA, Adam Silver, mengumumkan namanya sebagai penerima trofi bergengsi tersebut.
Baca Juga: NBA All-Star: Format Baru Sukses Besar! Kawhi Leonard Bawa Tim Amerika Serikat Berjaya
Pemain berusia 24 tahun itu keluar sebagai yang terbaik dari format baru All-Star yang menggunakan sistem empat mini-games pada edisi ke-75 ini.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, penentuan MVP kali ini jauh lebih menantang bagi panel pemilih.
Alih-alih hanya melihat pencetak poin terbanyak dalam satu pertandingan panjang, para juri harus memantau dampak dan konsistensi pemain di beberapa laga berdurasi 12 menit tersebut.
Edwards berhasil membawa Tim Stars keluar sebagai juara turnamen round-robin tersebut. Meski statistik di laga finalnya terbilang moderat dengan delapan poin, kontribusi keseluruhannya sangat impresif.
Secara total, ia membukukan 32 poin dalam 26 menit bermain dengan efisiensi tembakan 13-dari-22 (6-15 dari garis tiga poin).
"Gelar ini sangat berarti. Saya mencintai Minnesota, dan saya tahu mereka juga mencintai saya. Awalnya saya bilang tidak akan melakukan pertunjukan berlebih, tapi akhirnya saya memberikan tontonan bagi mereka," kata Edwards dikutip laman resmi NBA.
Persaingan Ketat dengan Kawhi dan Wembanyama
Sebelum Edwards dikukuhkan, nama Kawhi Leonard (LA Clippers) dan Victor Wembanyama (San Antonio Spurs) sempat mencuat sebagai kandidat kuat MVP.
Leonard tampil menggila di hadapan publik sendiri dengan mencetak 31 poin untuk Tim Stripes. Namun, performanya meredup di laga final dengan hanya mencetak satu poin.
Sementara itu, Wembanyama mencatatkan total 33 poin dan delapan rebound hanya dalam dua laga, namun kegagalan Tim World melaju ke final menutup peluangnya meraih gelar MVP.
Menariknya, Edwards sempat melontarkan candaan kepada Kawhi saat keduanya bertemu di partai puncak.
"Saya bilang padanya saat kami masuk ke lapangan untuk laga terakhir, 'hei, kamu perlu santai sedikit (berhenti mencetak banyak poin)'," canda Edwards.
Penggunaan format baru ini mendapat respons positif dari para pemain. Banyak yang menilai durasi 12 menit per laga membuat pertandingan jauh lebih kompetitif dibandingkan format tradisional yang sering dikritik karena minimnya pertahanan.
"Saya suka format ini. Ini memaksa kami untuk bersaing karena waktunya singkat," kata Edwards.
Penghargaan MVP yang dinamai Kobe Bryant Trophy ini sekaligus menjadi pembuktian bagi Edwards sebagai wajah baru NBA.
Ia bergabung dalam deretan elite pemain yang mampu meraih MVP All-Star di usia muda sekaligus mengulangi tradisi dominasi pemain bintang di panggung sebesar NBA All-Star Game.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









