Gelar Tiga Turnamen Internasional Sekaligus, Carabao Billiards Indonesia Pecahkan Rekor MURI

AKURAT.CO, Carabao Billiards Indonesia kembali mencatatkan tonggak penting bagi perkembangan olahraga biliar nasional dengan menggelar tiga ajang internasional dalam satu rangkaian.
Tiga turnamen tersebut yakni Carabao International Open, Carabao Junior Open, dan Carabao International Celebrity Billiard.
Melalui penyelenggaraan tiga event tersebut, Carabao Billiards Indonesia resmi memecahkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dalam kategori “Turnamen Billiard Multi Kategori dengan Peserta Terbanyak di Satu Lokasi.”
Rekor itu diraih setelah turnamen menghadirkan 341 peserta dari 21 negara yang bertanding dalam berbagai kategori di satu venue.
Penghargaan MURI diserahkan secara simbolis pada opening ceremony yang berlangsung di NICE PIK 2, Tangerang, Banten, Kamis (6/2/2026) pagi WIB.
Founder Carabao Group, Hendra Kurniawan, menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kolaborasi banyak pihak, termasuk PB POBSI serta komunitas biliar nasional.
"Ke depan kami akan tetap konsisten melakukan regenerasi secara aktif dan berkelanjutan. Kami juga berkomitmen untuk terus mengembangkan olahraga sekaligus industri billiard sesuai arahan Ketua Umum PB POBSI, Hary Tanoesoedibjo," ujar Hendra dalam keterangan resminya, Jumat (6/2/2026).
Salah satu sorotan utama datang dari Carabao International Open yang menjadi ajang kerja sama resmi pertama Carabao Billiards Indonesia dengan World Nineball Tour (WNT).
Kolaborasi ini menghadirkan standar kompetisi internasional sekaligus membuka peluang Indonesia masuk lebih dalam ke kalender turnamen biliar dunia.
Baca Juga: Carabao Billiards Indonesia Gaet YUKK Payment Gateway, Efren Reyes Jadi Saksi Kolaborasi Bersejarah
Kehadiran WNT juga dinilai sebagai bukti kepercayaan terhadap kualitas penyelenggaraan turnamen di Indonesia, sekaligus membuka kesempatan bagi atlet nasional bersaing di level tertinggi.
Sementara itu, Carabao Junior Open yang memasuki seri keempat mencatat sejarah baru karena untuk pertama kalinya digelar dalam skala internasional. Ajang ini menjadi bagian dari komitmen pembinaan dan regenerasi atlet muda biliar Indonesia.
Para pebiliar junior mendapatkan pengalaman bertanding melawan atlet dari berbagai negara sebagai bekal menghadapi kompetisi global di masa depan.
Sekretaris Jenderal PB POBSI, Achmad Fadil Nasution, menilai event tersebut memberi dampak positif bagi perkembangan industri biliar nasional.
"Kegiatan seperti ini sangat positif karena dapat mengembangkan industri dan membuatnya semakin meriah. Harapannya, event seperti ini juga dapat menghasilkan prestasi bagi Indonesia di ajang internasional," kata Fadil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








