Akurat

Janice Tjen Tembus Peringkat 47 Dunia, Akhiri Penantian 28 Tahun Tenis Indonesia

Leo Farhan | 3 Februari 2026, 16:46 WIB
Janice Tjen Tembus Peringkat 47 Dunia, Akhiri Penantian 28 Tahun Tenis Indonesia

AKURAT.CO, Petenis putri andalan Indonesia, Janice Tjen, resmi mengukir sejarah baru dengan menembus jajaran 50 besar dunia dalam peringkat terbaru WTA yang dirilis pekan ini.

​Keberhasilan ini menjadikan Janice Tjen sebagai petenis putri Indonesia pertama di abad ke-21 yang mampu menembus peringkat elit tersebut.

Petenis berusia 23 tahun itu kini meroket 12 peringkat, dari posisi 59 ke peringkat 47 dunia.

Capaian Janice Tjen sekaligus mengakhiri dahaga panjang tenis Indonesia selama 28 tahun.

Baca Juga: Abu Dhabi Terbuka: Lewati Laga Sengit, Janice Tjen Singkirkan Maya Joint untuk Tiket 16 Besar

Ia menjadi perempuan Indonesia kedua dalam sejarah yang berhasil menembus Top 50 sejak sistem peringkat WTA diperkenalkan pada 1975.

​Sebelumnya, torehan fantastis ini hanya pernah diraih oleh sang legenda, Yayuk Basuki.

Yayuk tercatat menghuni jajaran 50 besar dunia sepanjang era 90-an, dengan peringkat tertinggi di posisi 19 dunia pada tahun 1997.

Pekan terakhir Yayuk di Top 50 terjadi pada November 1998, atau hampir tiga dekade silam.

Loncatan peringkat Janice tidak lepas dari performa impresifnya di ajang Australia Terbuka 2026.

Di putaran pertama, ia mencatatkan kemenangan terbesar dalam kariernya dengan menumbangkan petenis peringkat 23 dunia, Leylah Fernandez.

Baca Juga: Abu Dhabi: ​Dapat Wildcard, Janice Tjen Siap Unjuk Gigi di WTA 500 Mubadala

Kemenangan tersebut juga menjadikannya sebagai petenis putri Indonesia pertama yang memenangi pertandingan babak utama di Melbourne sejak Yayuk Basuki pada 1998 silam.

Meski langkahnya terhenti di putaran kedua oleh mantan petenis putri nomor satu dunia, Karolina Pliskova, poin yang diraih Janice cukup untuk membawanya mencetak sejarah baru.

Dalam setahun terakhir, Janice seolah tak berhenti meruntuhkan tembok rekor untuk tenis Indonesia.

Dia juga menjadi petenis putri Indonesia pertama yang menang di babak utama Grand Slam AS Terbuka 2025 sejak Angelique Widjaja meraihnya pada tahun 2003 silam.

Bukan cuma itu, pada Oktober lalu, ia juga menjadi petenis Indonesia pertama yang menembus Top 100 sejak tahun 2004.

Sedangkan pada November, Janice menjuarai turnamen di Chennai, India, sekaligus menjadi petenis Indonesia pertama yang meraih gelar level tur sejak tahun 2002.

​Dengan peringkat 47 dunia saat ini, Janice resmi melewati rekor peringkat tertinggi Angelique Widjaja (peringkat ke-55) dan kini membuntuti rekor Yayuk Basuki.

Janice saat ini mengoleksi 1.139 poin, perjuangannya untuk menembus peringkat 20 besar dunia memerlukan lompatan besar.

Baca Juga: Australia Terbuka: Janice Tjen Terhenti di Putaran 2, Takluk dari Mantan Peringkat 1 Dunia

Sebagai gambaran, peringkat 20 dunia saat ini biasanya dihuni oleh petenis dengan koleksi poin di kisaran 2.100 hingga 2.600 poin.

Artinya, Janice membutuhkan tambahan sekitar 1.000 hingga 1.500 poin lagi. Ia saat ini sedang bersaing di Abu Dhabi dan kemungkinan akan berlanjut ke turnamen besar di Doha dan Dubai.

Jika Janice mampu Juara di Abu Dhabi dan Juara di Doha/Dubai, ia akan mendapatkan tambahan 1.500 poin.

Secara matematis, total poinnya menjadi 2.639, yang otomatis akan melontarkannya langsung ke jajaran Top 20 dunia.

Namun, ​menjadi juara di dua turnamen beruntun tentu sangat berat. Skenario yang lebih realistis bagi Janice untuk masuk 20 besar dalam waktu 1-2 bulan ke depan adalah mencapai babak semifinal di Abu Dhabi (+195 poin).

Juga butuh mencapai satu kali final dan perempatfinal di WTA 1000 Doha dan Dubai (+650 dan +215=865 poin), dan mencapai babak semifinal di Indian Wells atau Miami (+390 poin).

Jika skenario di atas bisa tercapai, dengan total tambahan 1.420 poin, bukan tidak mungkin Janice melampaui pencapaian legenda tenis putri Indonesia, Yayuk Basuki.

​Saat ini, Janice Tjen sedang bersiap melanjutkan tren positifnya di turnamen level WTA 500 Abu Dhabi Terbuka.

Dengan performa yang terus menanjak, publik berharap Janice bisa terus memperbaiki peringkatnya dan membawa nama Indonesia semakin disegani di kancah tenis global.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H