Akurat

Indonesia Akhiri Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025 dengan Empat Medali

Hervin Saputra | 6 Oktober 2025, 13:34 WIB
Indonesia Akhiri Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025 dengan Empat Medali
 
 
AKURAT.CO, Indonesia menutup perhelatan World Youth and Junior Sambo Championships 2025 dengan torehan empat medali perunggu.
 
Tambahan medali datang dari Tree Apdiansyah Putra pada hari terakhir di JSI Resort, Megamendung, Bogor, Minggu (5/10).
 
Putra meraih perunggu di nomor +98 kilogram combat setelah terhenti di babak semifinal melawan UUlu Dastan Beishenaly asal Kirgistan. Meski gagal melangkah ke final, Putra tetap mengaku bangga atas pencapaiannya.
 
 
"Tentu saya bangga bisa menyumbangkan medali perunggu untuk Indonesia. Dengan medali ini saya akan berusaha makin meningkatkan kemampuan melalui latihan yang lebih keras," ujar Putra usai pertandingan.
 
Atlet kelahiran Medan, Sumatera Utara, itu mengakui bahwa lawannya Beishenaly memiliki kekuatan dan teknik yang sulit dihadapi.
 
"Kakinya kuat, sulit dibanting, dan gerakannya cepat sehingga saya terbanting dan kena kuncian," ungkapnya.
 
Raihan Putra melengkapi tiga perunggu lain yang sudah lebih dulu diraih Suryo Nugroho (kelas 79 kilogram combat putra), Amelia Devy (kelas +80 kilogram sport junior putri), dan Handezka Vaktorias (kelas 64 kilogram combat putra).
 
 
Dengan total empat perunggu, Indonesia melampaui ekspektasi awal. Pengurus Pusat Persatuan Sambo Indonesia (PP Persambi) sebelumnya tidak memasang target khusus meski bertindak sebagai tuan rumah.
 
Ketua PP Persambi, Krisna Bayu, menilai hasil ini menjadi langkah positif bagi perkembangan olahraga Sambo nasional.
 
"Kompetisi ini diikuti 34 negara dengan atlet kelas dunia, terutama dari kawasan Eropa Timur dan pecahan Uni Soviet. Jadi capaian empat perunggu patut diapresiasi," katanya.
 
Sementara itu, dominasi masih menjadi milik FIAS1, kontingen representatif Rusia yang saat ini masih berada di bawah sanksi IOC (Komite Olimpiade Internasional).
 
FIAS1 menyabet sebelas.emas tambahan di hari terakhir, menutup kejuaraan sebagai juara umum dengan total 28 emas, 4 perak, dan 2 perunggu.
 
Posisi kedua ditempati Kazakhstan dengan 2 emas, 9 perak, dan 7 perunggu, disusul FIAS2 (representasi Belarusia) di tempat ketiga dengan 2 emas, 3 perak, dan 1 perunggu.
 
Lima negara lain membagi satu emas masing-masing, yakni Uzbekistan, Turkmenistan, Armenia, Mongolia, dan Bulgaria. Indonesia menempati peringkat 15 dari 34 negara peserta.
 
Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025 resmi ditutup Minggu malam dengan suasana meriah. Penutupan diwarnai pesta perpisahan dan hiburan khas Indonesia yang memukau para tamu dan atlet dari berbagai negara.
 
 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H