Ketum Pertina Sebut Pencabutan Permenpora Momentum Perbaikan Regulasi Olahraga Nasional
Leo Farhan | 25 September 2025, 16:27 WIB

AKURAT.CO, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina), Hillary Brigita Lasut, menyambut positif langkah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir yang secara resmi mencabut Permenpora Nomor 14 Tahun 2024.
Menurut Hillary, keputusan yang diambil Erick tersebut menunjukkan kepemimpinan yang terbuka terhadap aspirasi masyarakat dan insan olahraga di Tanah Air.
"Kepemimpinan yang terbuka terhadap aspirasi masyarakat dan pegiat olahraga adalah bukti kepiawaian Menpora baru dalam menerapkan asas demokrasi. Hal yang dianggap sederhana, tapi tidak semua bisa melakukannya," kata Hillary melalui keterangan yang diterima Akurat.co, Selasa (23/9).
Hillary menegaskan bahwa pencabutan aturan tersebut menjadi peluang besar untuk memperkuat tata kelola organisasi olahraga, termasuk tinju. Apalagi, saat ini cabor tinju nasional mengalami dualisme menyusul hadirnya Perbati (Pengurus Besar Tinju Indonesia).
"Saya menyambut baik pencabutan Permenpora No 14 Tahun 2024, sehingga menjadi kesempatan memperbaiki regulasi, memperkuat peran organisasi, dan memastikan pembinaan prestasi berlangsung lebih adil dan merata di seluruh daerah," katanya.
Pencabutan Permenpora No 14 Tahun 2024 dituangkan dalam Permenpora Nomor 7 Tahun 2025 dan diumumkan langsung Erick Thohir di Media Center Kemenpora beberapa hari lalu. Kala itu Erick didampingi Wakil Menpora Taufik Hidayat serta Sesmenpora Gunawan Suswanto.
Langkah tegas Pemerintah ini mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan. Bendahara Umum PP Pertina, Osco Olfriady Letunggamu, menyebut keputusan Erick sebagai sinyal positif bahwa dialog dan masukan pelaku olahraga mampu memengaruhi arah kebijakan.
Baca Juga: NOC Indonesia Apresiasi Pencabutan Permenpora Nomor 14, Sebut Momentum Kebangkitan Olahraga Nasional
"Ini sinyal positif bahwa masukan dari pelaku olahraga memiliki arti. Namun, pasal-pasal yang sempat menimbulkan polemik harus jadi catatan agar kesalahan tidak terulang," kata Osco.
Osco juga menyampaikan bahwa, pencabutan aturan bermasalah harus diikuti dengan penyusunan regulasi baru yang lebih inklusif.
Menurutnya, regulasi baru harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan olahraga agar transparansi tetap terjaga dan cabang olahraga merasa diayomi.
Pertina juga menekankan pentingnya dukungan regulasi yang memberi ruang bagi pengurus daerah untuk menjalankan pembinaan atlet tanpa intervensi yang merugikan.
Dengan pencabutan Permenpora Nomor 14 Tahun 2024, Pertina berharap lahir ekosistem olahraga yang lebih sehat, adil, dan berkelanjutan. Pertina sendiri menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis Pemerintah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026: Jay Idzes Absen, Biancocelesti Diunggulkan
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok





