Timnas Basket 3x3 Indonesia Putra Uji Kekuatan di Manila Challenger 2025, Masih Butuh Adaptasi dan Pematangan
Hervin Saputra | 22 September 2025, 16:04 WIB

AKURAT.CO, Timnas Basket 3x3 Indonesia Putra mulai mengasah kesiapan menuju SEA Games Thailand 2025 dengan tampil di ajang internasional Manila Challenger 2025 yang berlangsung pada 20–21 September 2025 di Filipina.
Dalam turnamen ini, Indonesia turun dengan nama East Jakarta. Di mana komposisi tim ini akan dihuni oleh empat pemain berpengalaman, yakni Nickson Gosal, Sandy Ibrahim, Surliyadin, dan Diftha Pratama.
Pelatih Timnas 3x3 Putra, Fandi Andika Ramadhani, menjelaskan keikutsertaan mereka di Manila Challenger kali ini merupakan proses adaptasi dan pematangan tim. Meski para pemain sudah mengenal atmosfer 3x3, format permainan saat ini dinilai berbeda dibanding beberapa tahun lalu.
Baca Juga: Matangkan Persiapan SEA Games 2025, Timnas Basket 3x3 Putra Gelar TC untuk Tentukan 4 Pemain Inti
"Pemain yang berangkat memang sudah pernah main di 3x3. Namun, game sekarang berbeda sekali dengan yang pernah mereka ikuti sebelumnya. Karena itu, kami mencoba melihat kembali kesiapan mereka," kata Coach Fandi, di Manila, Filipina, Minggu (21/9).
Perjalanan East Jakarta dimulai dari babak kualifikasi. Mereka tergabung di Grup B bersama tim kuat Shanghai China dan SG Marina Bay Jumpshot. Dua laga perdana langsung menjadi ujian berat bagi tim Indonesia.
Di pertandingan pertama, East Jakarta harus mengakui keunggulan Shanghai China dengan skor telak 8-21. Laga kedua juga berakhir dengan kekalahan setelah Sandy Ibrahim dkk. menyerah 16-21 dari SG Marina Bay Jumpshot.
Meski hasil belum sesuai harapan, Coach Fandi menilai pengalaman di Manila sangat berharga. Ia menegaskan bahwa tujuan utama bukan semata-mata kemenangan, melainkan proses belajar menghadapi tim-tim kelas dunia.
"Manila Challenger bisa jadi pembelajaran yang baik untuk tim. Lawan-lawan yang tampil di sini levelnya sangat bagus dan itu memberi kesempatan bagi pemain kita untuk mengukur kemampuan," jelasnya.
Bagi Fandi, setiap pertandingan menjadi bahan evaluasi menjelang SEA Games. Ia ingin para pemain bisa menemukan chemistry lebih kuat serta terbiasa dengan tempo cepat dan intensitas tinggi khas basket 3x3.
Perbasi sendiri berharap keikutsertaan di berbagai ajang internasional akan memperkaya pengalaman pemain. Dengan begitu, saat tampil di ajang multievent seperti SEA Games, Timnas Basket 3x3 Putra bisa tampil lebih matang dan siap bersaing dengan tim-tim terbaik kawasan Asia Tenggara.
Langkah awal di Manila mungkin belum menghasilkan kemenangan, namun menjadi pijakan penting dalam perjalanan panjang Timnas 3x3 Putra Indonesia menuju podium bergengsi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









