Akurat

AS Terbuka: Tak Ada Kawan di Lapangan, Jannik Sinner Singkirkan Sahabatnya untuk Tiket Semifinal

Leo Farhan | 4 September 2025, 14:48 WIB
AS Terbuka: Tak Ada Kawan di Lapangan, Jannik Sinner Singkirkan Sahabatnya untuk Tiket Semifinal
 
AKURAT.CO, Jannik Sinner menunjukkan performa nyaris tanpa cela di babak perempat final Amerika Serikat Terbuka 2025 saat menyingkirkan kompatriotnya, Lorenzo Musetti, dengan skor 6-1, 6-4, dan 6-2 pada laga di Arthur Ashe Stadium, New York, Amerika Serikat, Kamis (4/9).
 
Pertarungan ini menjadi catatan sejarah baru karena untuk pertama kalinya dua petenis Italia saling berhadapan di babak delapan besar turnamen Grand Slam. Di AS Terbuka kali ini Sinner tampil dominan sejak awal dan hanya butuh waktu dua jam untuk memastikan tiket ke empat besar.
 
"Kami saling kenal dengan sangat baik karena berasal dari negara yang sama. Kami selalu berhadapan dengan banyak petenis Italia di setiap undian. Saya tahu di sini, ada banyak orang Italia, jadi senang bermain di sini," kata Jannik Sinner dikutip laman ATP Tour.
 
 
"Tentu saja, bermain bersama di Piala Davis dan hal-hal seperti ini (berhadapan di ajang tur), kami harus menjaga persahabatan demi pertandingan, dan tentu saja ketika kami berjabat tangan, semuanya kembali normal."
 
Sinner tampil beringas melawan Musetti dengan mencatatkan 91 persen poin dari servis pertamanya dan sama sekali tidak memberi peluang break bagi lawannya. Dari tujuh kesempatan break point yang dimiliki Musetti, tak satu pun berhasil dikonversi.
 
Petenis berusia 24 tahun itu kini tinggal selangkah lagi menuju 300 kemenangan di level tur. Sinner juga menjadi pemain termuda yang membukukan 25 kemenangan di ajang Grand Slam dalam satu musim, melampaui rekor Mats Wilander pada 1988.
 
Kemenangan ini memperpanjang rekor impresif Sinner di Grand Slam lapangan keras menjadi 26 kemenangan beruntun, menyamai catatan Novak Djokovic dan Ivan Lendl. Rekor tersebut hanya kalah dari Roger Federer yang pernah mencatat 40 kemenangan beruntun pada kurun 2005–2008.
 
 
Dengan hasil ini, Sinner menjadi petenis termuda kedua di Era Terbuka yang sukses mencapai semifinal di keempat turnamen Grand Slam dalam satu musim setelah Rafael Nadal mencatatkannya pada 2008.
 
Di babak empat besar, Sinner akan menghadapi Felix Auger-Aliassime. Menariknya, petenis Kanada itu unggul 2-1 dalam rekor pertemuan di ajang ATP meski Sinner sempat menggilas Auger-Aliassime di Cincinnati bulan lalu dengan hanya kehilangan dua gim.
 
Selain itu, Sinner juga masih berpeluang menambah koleksi gelar Grand Slam-nya menjadi lima, sekaligus mengincar gelar kedua di AS Terbuka.
 
Rival utamanya, Carlos Alcaraz, menanti di jalur final. Namun petenis Spanyol itu harus bisa lebih dulu mengatasi pemilik 24 gelar Grand Slam, Novak Djokovic, di laga semifinal lainnya.
 
Duel antara Sinner vs Alcaraz bisa kembali terulang mengingat persaingan sengit kedua petenis muda ini dalam dua tahun terakhir di ajang tur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H