Akurat

Cincinnati Terbuka: Sinner Tumbang di Tengah Laga, Alcaraz dan Swiatek Angkat Trofi

Leo Farhan | 19 Agustus 2025, 14:08 WIB
Cincinnati Terbuka: Sinner Tumbang di Tengah Laga, Alcaraz dan Swiatek Angkat Trofi
 
 
AKURAT.CO, Dua bintang tenis dunia, Carlos Alcaraz dan Iga Swiatek, sama-sama menutup gelaran Cincinnati Terbuka 2025 dengan gelar juara.
 
Keduanya tampil sebagai kampiun setelah meraih kemenangan di partai final yang bergulir di P&G Court Center, Ohio, Amerika Serikat, Senin (18/8) waktu setempat.
 
Pada sektor putra, Carlos Alcaraz sukses merebut gelar pertamanya di Cincinnati usai Jannik Sinner terpaksa mundur hanya dalam waktu 23 menit pertandingan.
 
 
Jannik Sinner tampak kesulitan menghadapi cuaca panas dan kondisi fisiknya menyerah setelah tertinggal 0-5 di set pembuka.
 
Kemenangan ini menjadi gelar keenam Alcaraz pada musim 2025, sekaligus trofi ATP Masters 1000 kedelapannya, terbanyak di antara pemain aktif selain Novak Djokovic.
 
Petenis berusia 22 tahun asal Spanyol itu juga memperbesar peluangnya merebut posisi nomor satu dunia di akhir musim.
 
"Saya tidak ingin menang dengan cara seperti ini. Saya tahu betapa kecewanya Jannik, tapi saya percaya dia akan kembali lebih kuat, seperti seorang juara sejati," kata Carlos Alcaraz dikutip ATP Tour.
 
 
Dengan hasil tersebut, Alcaraz kini memimpin 9-5 dalam rekor pertemuan melawan Sinner. Ia juga mempertahankan tren positif 17 kemenangan beruntun di level Masters 1000 setelah sebelumnya juara di Monte Carlo dan Roma.

Iga Swiatek Dominasi Jasmine Paolini

Sementara di sektor putri, Iga Swiatek juga mencatat sejarah dengan merebut gelar Cincinnati Terbuka pertamanya.
 
Petenis asal Polandia itu bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan unggulan ketujuh Jasmine Paolini 7-5, 6-4 dalam waktu satu jam 49 menit.
 
Swiatek menjadi petenis Polandia pertama di era terbuka yang menjuarai turnamen ini. Gelar tersebut merupakan titel ke-24 sepanjang kariernya di WTA Tour dan kesebelas di level WTA 1000.
 
Swiatek kini juga melewati Coco Gauff untuk naik ke peringkat dua dunia.
 
"Sejujurnya saya cukup kaget bisa juara di sini karena sebelumnya lapangan cepat bukan favorit saya. Tapi tim saya selalu mendorong untuk berkembang, dan hasilnya hari ini bisa dilihat," ujar Swiatek dikutip laman WTA.
 
Swiatek tampil dominan sepanjang turnamen tanpa kehilangan satu set pun, termasuk saat mengalahkan Elena Rybakina di semifinal.
 
Catatan luar biasanya pun berlanjut, yakni 105-0 dalam pertandingan WTA 1000 ketika memenangi set pertama.
 
Bagi Paolini, kekalahan ini menjadi yang kelima dari lima pertemuan dengan Swiatek. Meski demikian, pencapaiannya tetap impresif setelah menyingkirkan juara-juara Grand Slam seperti Barbora Krejcikova dan Coco Gauff dalam perjalanan menuju final.
 
Dengan hasil ini, Jasmime Paolini berhasil menembus peringkat delapan dunia dan memastikan status unggulan di Amerika Serikat Terbuka 2025.
 
Dengan keberhasilan Alcaraz dan Swiatek di Cincinnati, keduanya kini menatap Grand Slam Amerika Serikat Terbuka dengan penuh percaya diri.
 
Alcaraz mengincar posisi puncak peringkat ATP, sementara Swiatek akan mencoba melanjutkan momentum untuk menambah koleksi gelar mayor.
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H