Akurat

Raymond Mollet Suntik Semangat Baru untuk Korfball Jakarta

Leo Farhan | 10 Agustus 2025, 15:39 WIB
Raymond Mollet Suntik Semangat Baru untuk Korfball Jakarta

AKURAT.CO Pengurus Provinsi Korfball Jakarta terus mendorong popularitas olahraga Korfball di Tanah Air dengan menggelar coaching clinic dan fun game bersama pelatih asal Belanda, Raymond Mollet, di The Forum Sport Hub, Bintaro, Sabtu (9/8/2025).

Kegiatan ini diikuti atlet, pelatih dan komunitas olahraga dari berbagai daerah, termasuk PKSI Tangerang Selatan, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi hingga komunitas Liga Basket Emak-emak (Libamak).

Antusiasme peserta terlihat tinggi, bahkan sebagian besar berasal dari cabang bola basket yang penasaran mencoba Korfball.

Baca Juga: Rian Putra Utama Terpilih Ketua Umum PP PKSI, Siap Sukseskan Korfball di PON 2024

"Teknik dasarnya tidak terlalu sulit tapi memang lebih menguras energi dibanding basket," ujar Ketua Umum Pengprov Korfball Jakarta, Adi Dwiariono.

Menurut Adi, kehadiran Raymond merupakan bagian dari agenda resmi Federasi Korfball Internasional (IKF) Asia.

Pelatih internasional itu memberikan materi kepada peserta program lisensi pelatih level 1 dan 2, sekaligus memperkenalkan Korfball ke masyarakat umum.

Baca Juga: Pramono Mau Bangun Lapangan Padel Gratis di Taman Langsat: Olahraga Ini Lagi Top Banget

Adi menyatakan kehadiran Raymond Mollet ini memiliki dua tujuan, memperkuat keterampilan atlet Jakarta dan memperluas jangkauan Korfball di Indonesia.

Apalagi, Pengprov Jakarta baru saja meraih gelar juara umum di PON Aceh-Sumut, yang menjadi momentum untuk semakin gencar melakukan sosialisasi.

Meski demikian, Adi tak menutup mata terhadap kendala fasilitas.

Baca Juga: Timothy Ronald Sebut Ngegym Aktivitas Otak Kosong, Apa Sebenarnya Manfaat Olahraga untuk Kecerdasan?

"Lapangan khusus Korfball di Jakarta masih terbatas. Kami berharap ke depan bisa ada liga atau turnamen resmi, bahkan masuk Porprov. Tahun ini kami optimistis Kejurnas bisa terlaksana," ujarnya.

Sementara itu, Raymond mengaku terkesan dengan potensi atlet lokal. Menurutnya, dalam lima hingga enam tahun ke depan, Indonesia bisa menjadi salah satu tim papan atas Asia.

"Postur tubuh bukan hambatan di Korfball. Yang penting adalah kecerdasan bermain, kelincahan dan kerja sama tim," katanya.

Baca Juga: Kompetisi Sepak Bola Usia Muda: Mesin Penggerak Industri Olahraga dan Ekonomi Daerah

Raymond berharap ke depan Timnas Indonesia maupun Jakarta dapat mengikuti lebih banyak kompetisi internasional.

Format permainan Korfball yang unik, memadukan pemain pria dan wanita dalam satu tim, dinilai punya daya tarik kuat untuk berkembang pesat di Indonesia.

Korfball Jakarta menilai kedatangan Raymond sebagai peluang emas mempercepat penguasaan teknik dasar hingga strategi bermain.

Baca Juga: Tour de Banyuwangi Ijen 2025 jadi Ajang Promosi Wisata Lewat Olahraga

Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman antar-daerah dan memperkuat jaringan komunitas Korfball nasional.

"Kami ingin membangun ekosistem Korfball yang berkelanjutan, mulai dari pembinaan usia dini, pelatihan pelatih hingga kompetisi rutin. Dengan dukungan fasilitas, target bersaing di tingkat Asia sangat mungkin tercapai," jelas Adi.

"Indonesia punya modal besar untuk menembus persaingan internasional. Dengan strategi pembinaan tepat, Korfball Indonesia bisa menjadi kekuatan baru di Asia," kata Raymond Mollet menambahkan.

Baca Juga: FORNAS VIII 2025 NTB Lebih dari Sekadar Olahraga, Dorong Pemulihan Ekonomi Daerah

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
W
Editor
Wahyu SK