Iga Swiatek Tantang Jessica Pegula di Final Lapangan Rumput Pertamanya

AKURAT.CO, Iga Swiatek akan melakoni laga final pertamanya di lapangan rumput melawan Jessica Pegula di ajang Bad Homburg Open 2025, Hesse, Jerman, Sabtu (28/6) pukul 18.30 WIB.
Petenis Polandia itu melangkah ke partai puncak usai mengandaskan perlawanan wakil Italia, Jasmine Paolini, dengan straight set (6-1 dan 6-3) pada laga semifinal yang bergulir Jumat (27/6) setempat.
"Saya tidak menyangka akan memenangi pertandingan ini, jadi saya senang karena telah melakukan tugas saya dengan baik," kata Iga Swiatek selepas laga seperti dikutip laman resmi WTA Tennis, Sabtu (28/6).
Baca Juga: Wimbledon: Aryna Sabalenka dan Coco Gauff Unggulan Teratas, Iga Swiatek Terendah Sejak 2021
"Saya tahu bagaimana saya ingin bermain dan saya melakukannya. Senang rasanya dapat mempertahankan momentum hingga akhir pertandingan. Saya hanya ingin melakukannya, dan melakukan pukulan-pukulan terbaik saya."
Kemenangan tersebut membawa Iga Swiatek yang datang sebagai unggulan keempat meningkatkan rekornya atas Jasmine Paolini menjadi 5-0.
Iga Swiatek kini mengantongi 50 kemenangan atas petenis peringkat sepuluh besar sepanjang kariernya, namun ini adalah yang pertama di atas lapangan rumput.
Petenis berusia 24 tahun itu bakal berusaha memenangi gelar pertamanya sejak trofi terakhirnya di Roland Garros pada musim semi lalu dengan memghadapi unggulan satu asal Amerika Serikat, Jessica Pegula.
Pegula sendiri lolos ke final setelah melewati laga sengit melawan kuda hitam asal Ceko, Linda Noskova, yang mampu mencuri set pertama 7-6(2) sebelum Pegula bangkit merebut dua set terakhir 7-5 dan 6-1 sekaligus memastikan tiket final.
Baca Juga: Prancis Terbuka: Jannik Sinner Masih Sempurna, Iga Swiatek Singkirkan Elina Svitolina
Petenis berusia 31 tahun itu tengah mengincar gelar ketiganya di musim ini dan yang pertama sejak gelaran Charleston Open pada April lalu.
Jelang laga final tersebut, Swiatek di atas kertas lebih dijagokan lantaran memiliki keunggulan head to head 6-4 atas Pegula. Tapi, petenis Amerika Serikat itu mampu memenangi tiga dari lima pertemuan terakhir mereka.
Selain itu, kedua petenis ini juga belum pernah saling berhadapan di lapangan rumput di mana Pegula berharap hal tersebut akan menjadi faktor lainnya untuk mengandaskan Swiatek di permukaan lapangan terlemahnya.
"Saya akan mencoba memanfaatkan permukaan lapangan sebaik mungkin," kata Pegula mengomentari laga final melawan Swiatek.
"Saya memukul bola dengan sangat rendah dan datar, dan mudah-mudahan itu akan sedikit mengganggu ritmenya, tetapi kita lihat saja nanti."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa 2026/27: Skor, H2H, Susunan Pemain
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana








