Wimbledon Coret Nama Penguntit Emma Raducanu dari Daftar Tunggu Pembelian Tiket

AKURAT.CO, Penguntit petenis asal Inggris, Emma Raducanu, diketahui mendaftar untuk membeli tiket Wimbledon 2025.
The Guardian menyebut bahwa penyelenggara Wimbledon langsung memblok penguntit Emma Raducanu ketika namanya muncul dalam daftar tunggu pembelian tiket publik pada bulan ini.
Tindakan ini merupakan imbas dari insiden yang menimpa Emma Raducanu di turnamen Dubai Championship, Dubai, Uni Emirat Arab, Februari silam.
Baca Juga: Emma Raducanu Mengaku Was-Was Keluar Rumah Sejak Insiden Penguntit di Dubai
Ketika itu Raducanu sedang bertanding menghadapi wakil Republik Ceko, Karolina Muchova, di putaran kedua.
Petenis yang namanya dikenal dunia selepas menjuarai Amerika Serikat Terbuka 2021 itu mendadak menghampiri wasit dan bersembunyi di belakang kursi wasit sambil menangis.
Aksi Raducanu itu membuat penyelenggara turnamen kemudian memaksa si penguntit keluar dari arena pertandingan.
Diketahui bahwa di tribun belakang pada posisi bermain Raducanu duduk si penguntit yang sudah dilihatnya beberapa hari sebelumnya di kawasan turnamen Dubai.
Si penguntit sempat menemui Raducanu untuk memberikan surat dan mengajak sang petenis untuk bertemu di kedai kopi.
Tiga bulan setelah peristiwa itu Raducanu akhirnya bicara ke publik. Petenis berdarah Rumania-China itu kini mengaku waspada keluar rumah.
Baca Juga: Soal Insiden Dikuntit di Dubai, Emma Raducanu Mengaku tak Bisa Lihat Bola karena Menangis
"Saya jelas waspada ketika keluar. Saya berusaha untuk tidak gegabah karena tahu seberapa besar masalahnya ketika Anda ada di posisi itu," kata Emma beberapa waktu lalu.
Selain Raducanu, petenis putri asal Inggris lainnya, Katie Boultier, juga mengaku mendapat ancaman pembunuhan pada Selasa (17/6). Boultier juga menyebut bahwa ia diikuti oleh kendaraan mencurigakan.
Pemimpin Eksekutif All England Lawn Tennis & Cricket (AELTC), Sally Bolton, mengatakan bahwa Wimbledon tahun ini akan memperketat keamanan.
"Saya akan bilang pada mereka (petenis) bahwa mereka harus percaya diri ketika mereka ada di sini (arena)," kata Sally Bolton.
"Dan jika mereka khawatir dalam hal apapun mereka harus datang dan bicara pada kami tentang itu karena kami bisa menerapkan tindakan langsung."
Wimbledon 2025 akan digelar di AELTC, London, Inggris, 30 Juni-13 Juli mendatang. Tahun ini menyediakan hadiah total sebesar 53.500.000 Poundsterling (sekitar Rp1,175 triliun).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









