Prancis Terbuka: Final Ideal Tunggal Putri, Aryna Sabalenka vs Coco Gauff

AKURAT.CO, Laga final Prancis Terbuka 2025 sektor tunggal putri akan menyajikan pertarungan ideal antara unggulan pertama, Aryna Sabalenka, melawan unggulan kedua, Coco Gauff,
Pertandingan final Prancis Terbuka antara Aryna Sabalenka dan Coco Gauff dijadwalkan bergulir di lapangan Philippe-Chatrier, Paris, Prancis, Sabtu (7/6) WIB.
Keduanya akan berusaha merebut gelar perdana mereka di Roland Garros sekaligus mematahkan dominasi juara bertahan Prancis Terbuka, Iga Swiatek, yang mencatatkan tiga gelar juara beruntun sejak musim 2022, 2023, dan 2024, dengan rekor 26 kemenangan.
Iga Swiatek gagal melangkah ke partai puncak untuk pertamakalinya dalam empat tahun terakhir setelah takluk 6-7(1), 6-4, dan 0-6 dari Sabalenka di babak semifinal yang berlangsung, Kamis (5/6) kemarin.
Baca Juga: Prancis Terbuka: Coco Gauff ke Semifinal, Tantang Wakil Tuan Rumah Lois Boisson
Bagi Sabalenka, hasil ini mengantarkannya menjadi petenis wanita pertama yang mencapai babak final dalam tiga ajang Grand Slam berturut-turut (AS Terbuka 2024, Australia Terbuka 2025, dan Prancis Terbuka 2025) sejak Serena Williams pada 2016.
"Ini sesuatu yang luar biasa, dan sesuatu yang sangat saya banggakan, dan ya, senang bisa melewati pertandingan yang sulit ini," kata Sabalenka dikutip laman WTA Tennis.
Adapun Coco Gauff lolos ke partai puncak usai meraih kemenangan straight set dengan skor 6-1 dan 6-2 dari kuda hitam milik tuan rumah, Lois Boisson, di lapangan Philippe-Chatrier, Paris, Kamis (5/6).
Keberhasilan petenis putri unggulan dua asal Amerika Serikat itu ke babak final juga mengantarkannya keluar sebagai petenis termuda yang mencapai final di WTA 1000 Madrid, WTA 1000 Roma, dan Roland Garros dalam satu musim.
"Final pertama saya di sini, membuat saya sangat gugup, dan saya merasa tidak percaya diri bahkan sebelum pertandingan dimulai. Saya rasa sebelum final saya akan berusaha setenang dan sesantai mungkin," kata Gauff.
Baca Juga: Prancis Terbuka: Jannik Sinner Masih Sempurna, Iga Swiatek Singkirkan Elina Svitolina
"Apapun yang terjadi, maka terjadilah, dan ketahuilah bahwa saya telah melakukan upaya yang terbaik."
Dari sepuluh pertemuan Sabalenka vs Gauff, keduanya mencatatkan rekor berimbang 5-5. Mencatatkan hasil imbang 1-1 di ajang Grand Slam, dan 1-1 di lapangan tanah liat.
Di ajang Grand Slam, Gauff pernah mengalahkan Sabalenka di final AS Terbuka 2023. Namun, Sabalenka mampu membalasnya dengan kemenangan di Australia Terbuka 2024.
Sementara di lapangan tanah liat, Gauff pernah mengalahkan Sabalenka di babak 16 besar Roma Terbuka 2021. Sabalenka baru bisa membalas kekalahan tersebut pada bulan lalu di final Madrid Terbuka 2025.
Selain itu, ini adalah laga final Roland Garros pertama yang mempertemukan unggulan pertama dengan unggulan dua sejak 2013 ketika Serena Williams (1) mengalahkan Maria Sharapova (2).
Sabalenka akan mengejar gelar tunggal Grand Slam keempatnya, dan yang pertama di luar lapangan keras, di mana ia memenangi gelar di Australia Terbuka 2023 dan 2024 serta Amerika Serikat Terbuka 2024.
Sementara Gauff mengincar gelar tunggal Grand Slam kedua sepanjang kariernya. Di mana gelar yang pertama didapatkannya saat menumbangkan Sabalenka di final Amerika Serikat 2023.
Jika menang, Gauff bakal menjadi petenis putri Amerika Serikat termuda yang memenangi gelar tunggal Roland Garros sejak Serena Williams mencatatkannya pada tahun 2002.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









