Akurat

Raih Gelar ATP ke-100, Novak Djokovic Jadi Petenis Serbia Pertama Angkat Trofi dalam 20 Musim Berbeda

Ratu Tiara | 25 Mei 2025, 19:01 WIB
Raih Gelar ATP ke-100, Novak Djokovic Jadi Petenis Serbia Pertama Angkat Trofi dalam 20 Musim Berbeda
 
AKURAT.CO Novak Djokovic menambahkan pencapaian bersejarah baru ke dalam karier gemilangnya untuk meraih trofi ke-100 tingkat tur ATP di Jenewa Terbuka 2025.

Kehilangan set pembuka, mantan petenis peringkat satu dunia itu meraih kemenangan 5-7, 7-6(2), dan 7-6(2) atas Hubert Hurkacz pada laga yang bergulir di Tennis Club de Genève, Jenewa, Swiss, Sabtu (24/5/2025) setempat.

Hasil ini mengantarkan Djokovic untuk bergabung dengan Jimmy Connors (109) dan Roger Federer (103) sebagai satu-satunya petenis putra di Era Terbuka yang memenangkan 100 gelar atau lebih.
 
Baca Juga: Bakal Berusia 38 Tahun, Ini Lima Rekor yang Berpotensi Dipecahkan Novak Djokovic di 2025

Petenis Serbia berusia 38 tahun itu meraih gelar pertamanya di Amersfoort pada tahun 2006, ketika dia mengalahkan pelatih Hurkacz saat ini, Nicolas Massu, di babak final.

Selain itu, Djokovic juga menjadi petenis pertama di Era Terbuka yang mampu mengangkat trofi dalam 20 musim yang berbeda. Dia juga merupakan petenis tertua dalam sejarah turnamen di Jenewa yang mampu menjadi juara.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada istri dan anak-anak saya karena telah datang selama tiga hari saat libur sekolah hanya untuk menemani saya," kata Djokovic dikutip laman resmi ATP Tour.

"Terima kasih juga kepada tim saya, tidak hanya karena telah bersama saya di saat-saat baik, tetapi juga di saat-saat buruk. Hanya kalian yang tahu betapa sulitnya mempertahankan kegilaan saya di lapangan."

Dengan usia yang tidak lagi muda, Djokovic masih mampu tampil kompetitif. Pada musim 2023, dia bahkan mampu tampil gemilang dengan meraih tujuh gelar, termasuk gelar Grand Slam ke-24 dan gelar ATP Final ketujuh.

Di musim selanjutnya, Djokovic harus menjalani tantangan tak terduga dalam kariernya. Dia terpaksa mundur jelang perempat final Roland Garros untuk menjalani operasi lutut.

Namun, dia berhasil pulih dan bahkan mampu mencapai Final di Wimbledon serta mengklaim medali emas Olimpiade yang saat itu gelar tersebut adalah satu-satunya gelar yang masih belum dia dapatkan dalam karier cemerlangnya.
 
Baca Juga: Wimbledon 2024: Djokovic Akhiri Langkah Musetti Amankan Laga Final Ulangan Lawan Alcaraz

Kemenangan di Paris itu akan menjadi kemenangan terakhirnya, menyusul kekalahan pada babak pembuka di Doha, Indian Wells, Monte Carlo, dan Madrid tahun ini.
 
Djokovic bahkan mengklaim bahwa dia tengah menghadapi realita baru dalam kariernya.

Namun, dengan kebangkitannya di Jenewa, Djokovic telah membuktikan bahwa api semangatnya masih membara. Selanjutnya dia akan bertolak ke Roland Garros dan bertekad untuk memenangkan gelar Grand Slam ke-25.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
R