Akurat

Perbasi Akui Kesalahan Wasit IBL, Sebut Belum Mampu Imbangi Level Kompetisi

Leo Farhan | 20 Mei 2025, 17:06 WIB
Perbasi Akui Kesalahan Wasit IBL, Sebut Belum Mampu Imbangi Level Kompetisi
 
AKURAT.CO, Kinerja wasit lokal dalam memimpin Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2025 mendapat sorotan tajam setelah beberapa keputusan yang diambil dinilai kurang tepat.
 
Hampir semua tim peserta yang berlaga di ajang IBL 2025 sempat mengeluhkan kepemimpinan para pengadil lapangan sepanjang babak reguler berlangsung.
 
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Bidang SDM DPP Perbasi, Christopher Tanuwidjaja, menyebut cepatnya kemajuan liga tidak berbanding dengan kompetensi wasit-wasit lokal.
 
 
"Saya melihat beberapa pertandingan tersebut dan saya juga mengakui ada beberapa kesalahan dari para wasit," kata Christopher melalui keterangan resmi yang diterima Akurat.co.
 
"Kami juga menyadari, dengan cepatnya kemajuan IBL dan dengan banyaknya pemain asing kaliber tinggi, kemampuan rata-rata wasit kita belum cukup untuk mengimbangi level kompetisi yang tinggi saat ini."
 
Mencoba untuk tidak mengulangi agar tidak terjadi kesalahan yang sama, DPP Perbasi bahkan langsung menurunkan wasit ke level bawah yang mereka anggap tidak memenuhi sayarat memimpin IBL.
 
Tindakan tersebut dilakukan bukan tanpa alasan. DPP Perbasi menilai bahwa mereka gagal dalam penataran wasit yang diadakan di awal 2025.
 
 
Agar bisa menjaga kualitas liga, DPP Perbasi sudah berniat meminta bantuan kepada FIBA untuk menyusun program pengembangan wasit. Namun hal tersebut tidak bisa didapatkan secara instan.
 
Apalagi dengan kompetisi yang sangat padat seperti saat ini, Perbasi masih harus menunggu sampai kompetisi selesai agar dapat memulai program yang mereka agendakan bersama FIBA.
 
Bahkan untuk membuat kualitas liga bola basket tertinggi di tanah air ini tetap terjaga, Perbasi berencana meminta bantuan kepada FIBA untuk menyediakan wasit-wasit luar negeri.
 
"Jadi untuk play-off sampai final IBL kami sudah mengajukan ke FIBA untuk membantu kami menyediakan wasit-wasit dari luar negeri," kata Christopher.
 
"Demikian solusi jangka pendeknya sampai musim ini selesai. Untuk jangka panjang, kami sudah berkoordinasi dgn JBA (Japan Basketball Association) dan FIBA untuk beberapa program pengembangan wasit yang baru bisa kita mulai saat off-season IBL."
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H