Daniel Dubois Sebut Oleksandr Usyk Membosankan karena Sering Lakukan Perang Psikologis

AKURAT.CO, Juara dunia tinju kelas berat IBF, Daniel Dubois, menyebut bahwa lawan yang akan dihadapinya pada 19 Juli mendatang, Oleksandr Usyk, adalah orang yang membosankan.
Pernyataan ini disampaikan Daniel Dubois menanggapi “perang urat syaraf” yang dilancarkan Oleksandr Usyk menjelang pertarungan yang bakal digelar di Stadion Wembley, London, Inggris, itu.
Dalam sesi konferensi pers di London, Senin (28/4), Oleksandr Usyk menunjukkan pamflet yang menunjukkan area tubuh yang dinyatakan boleh dipukul di pertarungan.
Baca Juga: Didorong di Sesi Face-Off di Wembley, Oleksandr Usyk Sebut Daniel Dubois 'Kena Mental'
Aksi itu dilakukan oleh petarung asal Ukraina tersebut merujuk pada pukulan Daniel Dubois yang menjatuhkannya pada pertemuan pertama, Agustus 2023.
Pukulan tersebut dianulir karena dianggap terlalu rendah (low blow) dan Usyk akhirnya memenangi pertarungan dengan menjatuhkan Dubois di ronde kesembilan.
“Itu perang psikologis kan? Ya, itulah dia,” kata Dubois soal tindakan Usyk sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.
“Dia selalu begitu. Saya kira dia adalah orang yang membosankan. Dia hanya duduk saja di rumah dengan pikiran sialnya. Anda hanya perlu mengalahkan dia di atas ring. Itu semua psikologis.”
Situasi menjelang pertarungan Daniel Dubois dan Oleksandr Usyk jilid dua ini memang cukup panas. Dubois bahkan sempat mendorong Usyk pada sesi foto di Stadion Wembley.
Baca Juga: Resmi, Oleksandr Usyk Lakoni Laga Unifikasi Melawan Daniel Dubois di Wembley 19 Juli 2025
Tentang aksinya tersebut, Dubois mengatakan bahwa hal tersebut wajar dalam tinju. Namun demikian, petinju berkebangsaan Inggris berusia 27 tahun itu hanya berfokus pada laga 19 Juli.
“(Dorongan) itu adalah salah satu hal, jika Anda marah atau apapun, itu terjadi dalam tinju,” kata Dubois.
“Ya, itu terjadi. Saya ingin menempatkan tangan saya secara layak di (tubuh Usyk) dia pada 19 (Juli) dan kemudian menunjukkannya kepada semua orang.”
Melawan Usyk kali ini akan menjadi peluang besar bagi Dubois tidak hanya untuk membalaskan dendam dari kekalahan pertama. Namun juga untuk menahbiskan diri sebagai juara dunia tinju sejati yang merengkuh seluruh gelar.
Jika menang, Dubois akan merebut sabuk gelar juara dunia WBA (Super), WBC, IBO, dan WBO milik Usyk melengkapi sabuk IBF yang kini sudah berada di tangannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









